Ini Pengakuan Ferdian Paleka & Penyesalannya Atas Video Prank Bingkisan Berisi Sampah Kepada Waria

Youtuber Ferdian Paleka akhirnya mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada seluruh masyarakat karena telah membuat prank bingkisan sembako berisi

Editor: Ady Sucipto
DOK. HUMAS POLRESTABES BANDUNG
YouTuber Ferdian Paleka (tengah) dan dua rekannya yang terlibat dalam video prank pembagian sembako berisi sampah. Orangtua sempat berjanji antarkan anak ke polisi Semenjak melakukan aksi prank pada Kamis (30/4/2020) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB, 

TRIBUN-BALI.COM - Youtuber Ferdian Paleka akhirnya mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada seluruh masyarakat karena telah membuat prank bingkisan sembako berisi sampah. 

Dilansir via Kompas.com, Ferdian Paleka menyesali perbuatannya atas apa yang dilakukannya atas video prank bingkisan sembako berisi sampah. 

"Saya minta maaf untuk seluruh rakyat Indonesia, terutama rakyat Kota Bandung dan waria yang telah saya prank dengan kasih sembako isi sampah. Saya sangat menyesal atas kelakuan saya, semoga saya dimaafkan," kata Ferdian saat gelar perkara di Mapolrestabes Bandung, Jumat (8/5/2020).

Berikut ini sejumlah pernyataan Ferdian usai ditangkap polisi:

1. Soal alasan menambah subscriber

Foto ilustrasi Youtube
Foto ilustrasi Youtube (Gambar oleh Gerd Altmann dari Pixabay)

Setelah mendamalami keterangan Ferdian, polisi menduga salah satu satu alasan utama prank tersebut dibuat adalah menaikan jumlah subscriber.

"Motif iseng dengan buat konten candaan, dengan untuk naikan subscribers dan viewers-nya," kata Kabid Humas Polda Jabar, Komes Pol Saptono Erlangga, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (8/5/2020).

Sementara itu, Ferdian mengaku tak punya niat tersebut. Dirinya hanya iseng.

"Awal mula bikin konten hanya untuk hiburan aja, enggak ada bermaksud selain itu," katanya.

Bahkan Ferdian mengaku sudah tidak menggunakan media sosial sejak 3 Mei lalu.

"Enggak, itu hoaks semua. Semenjak 3 Mei itu saya udah enggak megang social media sama sekali," kata Ferdian.

2. Tak ikuti saran ayah

Ferdian mengatakan, sang ayah sempat meminta dirinya untuk menyerahkan diri ke polisi.

Namun, saran itu tak dia dengarkan. Dirinya memilih kabur dan bersembunyi dari kejaran polisi.

Ferdian mengaku panik dan takut.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved