Breaking News:

Bulan Ramadhan

Malam Nuzulul Quran, Malam Turunnya Al Quran dari Lauhul Mahfudz, Perbanyak Berdoa dan Baca Quran

Petunjuk Tuhan itu kalau dilaksanakan akan baik untuk kita. Tapi kalau petunjuk itu tidak kita perhatikan akan membawa bencana bagi kita

Penulis: Sunarko | Editor: Kambali
EMBUNHATI.COM
Ilustrasi - Nuzulul Quran 

"Salah satu ayat yang harus diperhatikan jangan kamu biarkan dirimu jatuh dalam ke lembah kebinasaan. Jadi wajib hukum bagi kita hukumnya untuk menghindari dari sesuatu yang membahayakan kita dan orang lain," Anwar menjelaskan.

Disebut Lebih Indah dari Malam 1000 Bulan, Kenali & Cermati Malam Lailatul Qadar di Ramadhan 1441 H

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyebut hari-hari turunnya ampunan dan hari turunnya  Alquran (Nuzulul Quran) menjadi momen penting memasuki 10 hari kedua Ramadan.

Ma'ruf berharap dalam kesempatan ramadan kali ini, terlebih di masa menghadapi pandemi Covid-19, masyarakat muslim dapat memanfaatkan waktu lebih banyak untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT.

"Maka, kita banyak memohon ampun. Dan selain juga memohon ampun itu supaya dosa-dosa kita diampuni, kita juga diselamatkan dari godaan setan dan juga dari siksa,” kata Wapres Ma'ruf.

Promo Gramedia Ramadhan Sampai 31 Mei 2020, Login Gramedia.com dan Dapatkan Diskon Hingga 50 Persen

Wapres menerangkan bahwa ramadan identik dengan peristiwa nuzulul quran dan lailatul qadar (malam kemuliaan), di mana masyarakat juga mengenalnya sebagai malam seribu bulan.Wapres menambahkan, hal ini merujuk beberapa riwayat yang menyebutkan bahwa Alqur’an diturunkan dua kali.

"Pertama, Alquran turun sekaligus dari lauhul mahfudz (kitab yang terjaga, kitab di mana Allah mencatat seluruh peristiwa alam semesta) ke langit dunia pada peristiwa lailatul qadar,” kata Makruf.

“Peristiwan ini terjadi pada al ‘asyrul awakhir min Ramadhan (10 hari terakhir Ramadan), yakni dimulai pada malam ke-21," kata Ma'ruf.

12 Mei atau 19 Ramadhan, Kemenag Berharap Saudi Sudah Umumkan Kepastian Pelaksanaan Haji 2020

Kedua, Alquran turun secara bertahap yang ditandai  dengan penerimaan wahyu oleh Nabi Muhammad SAW berupa Surah Al-A’laq ayat 1 hingga 5, di Gua Hira.

"Peristiwa ini terjadi pada 10 hari kedua, tepatnya 17 Ramadan. Turunnya Alquran ini sesuai dengan Surah Al-Anfal ayat 1. Maksud ayat ini adalah Perang Badar yang terjadi antara Umat Islam dan Kafir Quraisy bertepatan dengan waktu turunnya Alquran, 17 Ramadan. Peristiwa ini dikenal dengan nuzulul quran," lanjutnya.

Kajian Ramadhan, Pandemi Covid-19 dan Sejarah Wabah Pasca Wafatnya Nabi Muhammad, 30.000 Orang Tewas

Wapres  mengajak masyarakat muslim untuk memanfaatkan momentum 10 hari kedua Ramadan ini dengan banyak memohon ampun.

"Mudah-mudahan ini akan memberikan suasana yang mencerahkan supaya pertama, Covid-19 juga segera berlalu dengan izin Allah, dengan banyak kita memohon ampun, dan kedua, saat-saat yang baik ini, saat-saat kita harus di rumah, kita manfaatkan dengan banyak berdoa, ber-istighfar dan membaca Quran," pungkas Ma'ruf. (tribun network/fah/den)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved