Breaking News:

Perlakuan Tak Manusiawi ABK di Kapal China: Kerja Diforsir, Gaji Dipotong & Jika Meninggal Dilarung

ABK yang jasadnya dilarung ke laut ini ini ternyata masih sangat muda, salah satunya Sepri (24)

KFEM via BBC
ILUSTRASI Para Anak Buah Kapal (ABK) asal Indonesia 

TRIBUN-BALI.COM - Terungkapnya tiga warga negara Indonesia (WNI) anak buah kapal (ABK) Kapal China yang dilarung ke laut menguak fakta-fakta tak manusiawi mengenai kehidupan mereka.

ABK yang jasadnya dilarung ke laut ini ini ternyata masih sangat muda, salah satunya Sepri (24). 

Rika Andri, kakak perempuan Sepri mengaku kaget setelah tahu adiknya dibuang di laut.

Rika menceritakan keduanya pertama kali meninggalkan desa sudah sekitar setahun yang lalu.

Wajib Lakukan Pemeriksaan Ini, Penumpang Pesawat Komersil Diminta Datang 3-4 Jam Lebih Awal

Pesan Jokowi: Kita Tak Mudik Karena Kita Sayang Keluarga

Usai Salah Kabarkan Pemimpin Korut Kim Jong Un Meninggal, 2 Pria Ini Minta Maaf & Diusulkan Dipecat

 "Sekitar Februari 2019 adik saya pergi ke Jawa untuk bekerja, dan sejak itulah tidak ada lagi komunikasi dengannya atau hilang kontak," ucapnya saat dimintai keterangan, Jum'at (8/5/2020).

Setelah sekian lama menunggu, pihak keluarga pun akhirnya mendapatkan informasi dari perusahaan.

"Barulah pada tanggal 6 Januari 2020 lalu kami mendapatkan informasi melalui telepon dari pihak perusahaan," jelasnya.

Lebih lanjut, Rika menceritakan saat itu pihak perusahaan menyuruh keluarga untuk datang kesana dengan menanggung seluruh biaya transportasi.

"Awalnya perusahaan tidak menceritakan mengenai kematian adik saya, hanya saja kami disuruh datang terlebih dahulu kesana.

Kami sempat menolak karena tidak memiliki ongkos, tetapi perusahaan menyatakan akan membayar biaya perjalanan pulang pergi.

Halaman
1234
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved