Breaking News:

Corona di Bali

Kata dr Suarjaya Soal Tingginya Angka Kesembuhan Corona di Bali

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr Ketut Suarjaya angkat bicara soal angka kesembuhan pasien Covid-19 di Bali yang diklaim tinggi

Tribun Bali/Ni Kadek Rika Riyanti
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr Ketut Suarjaya ketika dijumpai di Gedung DPRD Provinsi Bali, Senin (9/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr Ketut Suarjaya angkat bicara soal angka kesembuhan pasien Covid-19 di Bali yang diklaim tinggi.

dr Suarjaya mengaitkan tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Bali dengan adanya taksu Bali.

"Itulah taksunya Bali, kita percaya bahwa memang taksu Bali luar biasa, disamping itu, juga terdapat kerja keras kita semua," ungkapnya, saat ditemui, Senin (11/5/2020).

Ia menambahkan, angka kesembuhan juga menyangkut kualitas pelayanan yang diberikan.

Jika kualitas pelayanan bagus, tentu angka kesembuhan juga akan meningkat.

Selain itu, pasien-pasien positif saat dirawat dan dikarantina juga diberikan obat-obat herbal, seperti madu untuk suplemen.

"Ya boleh-boleh saja saya sendiri minum madu setiap hari. Itu kita berikan setiap hari kepada pasien dan orang-orang yang dikarantina, sehingga daya tahan tubuh mereka menjadi baik dan cepat sembuh," katanya.

Sementara saat disinggung soal pasien Covid-19 yang telah sembuh apakah dapat terjangkit kembali, dr Suarjaya mengatakan terdapat teori pasien yang sembuh memiliki kekebalan imunitas.

"Ini baru teori ya, mudah-mudahan memang benar. Tapi itu masih menjadi suatu riset atau penelitian," sambungnya.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved