Kasus Meninggal Mendadak saat Pandemi, Baru Mudik, Masih Pegang Setir dan Tak Makan Dua Hari
Sejumlah kasus meninggal mendadak terjadi di tengah pandemi corona ( Covid-19).
"Korban periksa dibocengkan anaknya naik motor. Sampai di tempat bidan desa korban sempat kejang-kejang dan ditidurkan di kursi," kata Kepala Desa Tambakselo Sareh Joko Prasetyo Namun, nyawanya tak dapat diselamatkan.
"Setelah diperiksa nyawanya sudah tak tertolong. Kejadian pukul delapan pagi ini," kata dia.
Petugas Puskesmas Wirosari I dan kepolisian mengevakuasi jenazah menggunakan alat pelindung diri lengkap untuk dibawa ke RSUD dr Soedjati Soemodiardjo Purwodadi.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan, dr Slamet Widodo masih belum mengetahui penyebab kematiannya.
"Dugaannya jantung. Namun kami akan tetap melakukan tracing mengingat korban ada riwayat ke luar kota," jelasnya.
Meninggal setelah kisahnya tak makan dua hari viral
Yuli (43), warga Kota Serang, Banten, meninggal dunia secara mendadak saat menuju Puskesmas Sindangdaru, Kota Serang, Senin (20/4/2020).
Kejadian itu membuat heboh karena beberapa hari sebelumnya, video curhat Yuli yang mengaku tidak makan dua hari sempat viral.
Dia bersama suami dan anaknya tidak makan karena tak punya uang sehingga terpaksa hanya minum air galon.
Namun belum diketahui apakah kematiannya yang mendadak itu berhubungan dengan pengakuannya tidak makan dua hari.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Serang Hari Pamungkas, mengatakan, hasil visum tidak bisa dikeluarkan tanpa ada permintaan dari pihak keluarga atau penegak hukum.
"Untuk penyebab kematian tidak bisa diketahui, namun berdasarkan wawancara dengan keluarga, riwayat pasien dan kondisi jenazah sifat kematian sudden death atau kematian mendadak bisa disebabkan oleh serangan jantung," kata Hari kepada Kompas.com melalui pesan singkat, Rabu (22/4/2020).
Meninggal setelah bangun posko di kelurahan
Pegawai kantor Kelurahan Mandala, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, meninggal dunia mendadak, Rabu (22/4/2020) siang.
Kasubag Pemberitaan Humas Pemkot Makassar Hamzah Bakrie Muhammad mengatakan korban sempat ikut membersihkan halaman kantor. Lokasi tersebut akan digunakan untuk Posko Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-jenazah_20150916_095529.jpg)