Bulan Ramadhan

Menghidupkan Malam Lailatul Qadar, Doa dan Amalan 10 Hari Terakhir Bulan Ramadhan

Simak doa dan amalan yang sebaiknya dilakukan saat 10 hari terakhir bulan Ramadhan

Editor: Irma Budiarti
Pixabay
Ilustrasi amalan 10 hari terakhir ramadhan saat malam lailatul qadar 

TRIBUN-BALI.COM - Simak bacaan doa dan amalan 10 hari terakhir bulan Ramadhan 2020/1441 H.

Umat Muslim telah memasuki 10 hari terakhir bulan Ramadhan.

10 hari terakhir bulan Ramadhan merupakan masa dimana Allah Swt membebaskan umat muslim yang berpuasa dan bertakwa dari siksa api neraka.

Di 10 hari terakhir bulan Ramadhan pula akan ada malam istimewa yang lebih mulia dari malam seribu bulan, yakni malam  Lailatul Qadar.

Memperbanyak ibadah, membaca doa serta amalan-amalan mulia sangat dianjurkan di malam yang disebut lebih mulia dari malam 1000 bulan ini.

Dalam buku Pandun Ramadhan terbitan Pustaka Muslim disebutkan Mujahid, Qotadah, dan ulama lainnya berpendapat, yang dimaksud dengan lebih baik dari seribu bulan adalah salat dan amalan pada Lailatul Qadar lebih baik dari salat dan puasa di seribu bulan yang tidak terdapat Lailatul Qadar.

Untuk menghidupkan malam  Lailatul Qadar pun tidak hanya dengan salat, namun dzikr dan tilawah al-quran.

Untuk itu, simak doa dan amalan yang sebaiknya dilakukan saat 10 hari terakhir bulan Ramadhan.

Sangat dianjurkan untuk memperbanyak do’a pada Lailatul Qadar, lebih-lebih do’a yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagaimana terdapat dalam hadits dari Aisyah.

عَنْ عَائِشَةَ ، قَالَتْ : قُلْتُ : يَا رَسُولَ اللَّهِ ، أَرَأَيْتَ إِنْ عَلِمْتُ أَيُّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ الْقَدْرِ مَا أَقُولُ فِيهَا ؟ قَالَ : قُولِي : اللَّهُمَّ إِنَّكَ عُفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Dari Aisyah yang berkata, “Saya bertanya kepada Rasulullah, ‘Wahai Rasulullah, bagaimana menurutmu jika saya mendapati malam Lailatul Qadar, apa yang harus aku baca?’ Rasulullah bersabda, ‘Bacalah: Allahumma innaka ‘afuwwun kariimun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni (Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf yang menyukai permintaan maaf, maafkanlah aku).’” (HR. Al-Tirmidzi)

Doa ini bersumber dari kitab Sunan Al-Tirmidzi, Sunan Ibnu Majah, Musnad Ahmad, Syu’ab Al-Iman dan Mustadrak ‘Ala Al-Shahihain.

Imam Al-Tirmidzi mengatakan, ini adalah hadits hasan shahih.

Imam Al-Hakim mengatakan, hadits ini adalah sahih sesuai syarat Imam Al-Bukhari dan Muslim.

Sementara itu, dalam riwayat Imam Syafi'i doa yang juga sering dipanjatkan Nabi Muhammad di malam 10 hari terakhir bulan Ramadan adalah:

"Rabbana atina fiddunya hasanah, wa fil akhirati hasanah wa qina ‘adzabannar.'

Artinya: Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami kebajikan di dunia dan kebajikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa api neraka.

Amalan 10 Hari Terakhir Bulan Ramadhan

Ada beberapa amalan yang bisa dilakukan saat memasuki 10 hari terakhir bulan Ramadhan, simak selengkapnya.

1. Tadarus Al-Quran

Hadits tentang keutamaan membaca Al-Quran yang terkenal adalah hadits yang diriwayatkan oleh Abdullah Ibnu Mas'ud sebagai berikut.

"Abdullah ibn Mas'ud, Rasulullah SAW bersabda: Barang siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Quran), maka dia akan mendapat satu kebaikan. Satu kebaikan akan dilipatkan menjadi sepuluh semisalnya. Aku tidak mengatakan alif lam mim satu huruf. Namun, alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf," (HR. At-Tirmidzi).

10 hari terakhir bulan Ramadhan merupakan waktu turunnya Al-Quran.

Untuk itu, umat musim sangat dianjurkan membaca atau tadarus Al-Quran.

2. Memperbanyak Doa

Amalan yang paling mudah dilakukan di 10 hari terakhir ramadan adalah memperbanyak doa.

Rasulullah SAW juga memerintah Ummul Mukminin Aisyah untuk ber doa di malam-malam itu.

Aisyah berkata, "Wahai Rasulullah, apa pendapatmu jika aku ketepatan mendapatkan malam Lailatul Qadar, apa yang harus aku ucapkan?", beliau menjawab: "Ucapkanlah, Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu anna" (Ya Allah, sesungguhnya Engkau maha pemaaf mencintai kemaafan, maka maafkanlah aku)." (HR. Ibnu Majah, yang dishahihkan oleh Al Albani).

3. Salat Malam

"Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa pada bulan Muharram. Sebaik-baik salat setelah salat fardlu adalah salat malam." (HR Muslim).

Salat malam merupakan salat yang paling utama setelah salat lima waktu.

4. Iktikaf

Pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan, umat muslim disunahkan untuk beriktikaf.

Iktikaf merupakan berdiam diri di masjid dan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

5. Zikir

Perintah untuk berzikir kepada Allah terdapat dalam beberapa surat di Al-Quran, satu di antaranya pada surat Al Araf ayat 205.

"Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut) nama Allah dengan zikir yang sebanyak-banyaknya."

Zikir adalah amalan ibadah yang paling mudah dilakukan, kapan pun dan di mana pun.

Tanda Malam  Lailatul Qadar

Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah IAIN Surakarta, Dr H Baidi dalam tayangan Tanya Ustaz di kanal YouTube Tribunnews.com menjelaskan, ada indikator atau tanda malam  Lailatul Qadar.

Dari berbagai riwayat, indikator malam  Lailatul Qadar dijelaskan secara alamiah.

"Artinya, kondisi alam turunnya  Lailatul Qadar," jelasnya.

Cuaca pada pagi atau malam hari turunnya  Lailatul Qadar sangat tenang dan udara terasa segar.

Di pagi hari, sinar matahari cukup cerah, tidak panas.

"Oleh karena itu, ini tanda-tanda turunnya  Lailatul Qadar," terangnya.

Dr H Baidi mengungkapkan, hal tersebut merupakan sebuah pendapat, maka alangkah baik selama 10 hari terakhir bulan Ramadhan terutama di malam-malam ganjil untuk menyongsong  Lailatul Qadar.

Hal tersebut karena manusia tidak tahu secara pasti turunnya  Lailatul Qadar.

"Itu rahasia Allah SWT," ungkapnya.

Dr H Baidi melanjutkan, dalam berbagai riwayat telah dijelaskan dalam hadits Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam bahwa  Lailatul Qadar terjadi 10 hari terakhir di bulan Ramadhan.

Terkait malam ke berapa, Dr H Baidi mengatakan belum ada penjelasan.

"Tetapi di antara para ulama memberikan satu pendapat, gambaran," terangnya.

Gambaran tersebut yakni sebagai berikut.

  1. Jika awal Ramadhan jatuh pada hari Ahad atau Rabu, maka  Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-29.
  2. Jika awal Ramadhan jatuh pada hari Senin, maka  Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-21.
  3. Jika awal Ramadhan jatuh pada hari Selasa atau Jumat, maka  Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-27.
  4. Jika awal Ramadhan jatuh pada hari Kamis, maka  Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-25.
  5. Jika awal Ramadhan jatuh pada hari Sabtu, maka  Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-23.

"Sebenarnya tidak ada penjelasan tegas dari Agama, tentang indikator terjadinya  Lailatul Qadar," ungkapnya.

(Tribunnews.com/Ayumiftakhul/Tio/ Suci)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bacaan Doa dan Amalan 10 Hari Terakhir Bulan Ramadhan pada Malam Lailatul Qadar

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved