Corona di Bali

Puluhan Warga Desa Julah dan Bondalem Buleleng Jalani Tes Swab Massal

Swab massal ini dilakukan untuk memastikan apakah kedua desa ini terbebas dari penularan virus corona atau tidak.

tribun bali/ ratu ayu desiani
Sekda Buleleng Gede Suyasa 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng pada Kamis (14/5/2020) melakukan uji sampel swab massal terhadap 76 orang yang ada di Desa Julah dan Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula Buleleng.

Swab massal ini dilakukan untuk memastikan apakah kedua desa ini terbebas dari penularan virus corona atau tidak.

Sekda Buleleng juga sebagai Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa mengatakan, khusus di Desa Julah, jumlah warga yang diswab sebanyak 20 orang.

 Sementara sisanya lagi 56 orang adalah warga di Desa Bondalem.

Hari Ini Ada Penambahan Kasus Covid-19 Lima Orang di Bali, Pasien Sembuh Bertambah 4 Orang

Camat Kuta Sebut Warga Tanyakan Karantina PMI Luar Badung,Ketua DPRD: Ini Bagian Tanah Air Indonesia

Minta Penyaluran Bantuan Terkait Dampak Covid-19 Merata, Warga Kaliuntu Datangi Kantor Kelurahan

Gugus Tugas melakukan swab massal di Desa Julah sebab ada salah satu warganya, yakni PDP 52  (sebelumnya disebut berasal dari Desa Tejakula) yang hasil swabnya terkonfirmasi positif virus corona.

Seperti diketahui PDP 52 adalah seorang pedagang ayam, yang berjualan di rumah.

 Ia diduga terinfeksi virus corona dari seorang pembeli.

Khawatir terjadi kasus transmisi lokal, Gugus Tugas pun bergegas melakukan tracing.

Sehingga ditemukan ada 20 orang yang sempat melakukan kontak dengan PDP 52, dan kini telah menjalani swab.

 "Saat ini kami masih menunggu hasil swabnya dari RSUP Sanglah. Jadi belum bisa memastikan apakah di Desa Julah telah terjadi kasus transmisi lokal atau tidak. Mudah-mudahan hasilnya semua negatif," kata Suyasa.

Sementara swab massal kali kedua dilakukan di Desa Bondalem untuk lebih memastikan apakah di desa tersebut masih terjadi kasus transmisi lokal atau tidak.

 Mengingat masa karantina wilayah di Desa Bondalem akan berkahir pada Minggu (17/5) mendatang.

"Kami juga masih menunggu hasil yang di Bondalem. Segala hasilnya nanti tentu akan dievaluasi oleh Bupati untuk mengeluarkan kebijakan berikutnya, apakah akan memperpanjang masa karantina atau berkahir hari Minggu nanti," terang Suyasa. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved