Corona di Bali

Update Corona di Bali 15 Mei 2020: Positif 343 Orang, Bertambah 6 Orang, 3 PMI dan 3 Transmisi Lokal

Pemerintah Provinsi Bali melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyampaikan, perkembangan penanganan virus Corona Covid-19 hari ini

Pixabay
Ilustrasi virus corona, covid-19. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemerintah Provinsi Bali melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyampaikan, perkembangan penanganan virus Corona Covid-19, Jumat (15/5/2020).

"Jumlah kumulatif pasien positif hari ini sebanyak 343 orang. Terdapat penambahan hari ini sebanyak 6 orang WNI, yang terdiri dari 3 PMI dan 3 orang transmisi lokal," ungkap Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra.

Jumlah pasien yang telah sembuh hari ini sebanyak 232 orang.

Yang artinya hari ini bertambah 8 orang, terdiri dari 5 PMI dan 3 orang Non PMI.

Jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) 109 orang berada di 8 rumah sakit dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT RS Nyitdah dan BPK Pering.

Cerita Pramugari Bekerja di Tengah Pandemi Corona, Terbang ke Lokasi Positif Covid-19

Update Corona di Indonesia 15 Mei 2020: Sembuh Bertambah 285 Jadi 3.803, Positif 16.496

"Jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi imported case, untuk transmisi lokal sejumlah 132 Orang. Hal ini berarti masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya," terangnya.

Untuk itu, sekali lagi, dalam menekan kasus transmisi lokal, masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus ini.

Mengingat transmisi lokal Covid-19 memperlihatkan kecenderungan meningkat dalam beberapa hari terakhir, maka diminta kepada seluruh warga masyarakat, tokoh adat, agama, pemuda, politik, dan semua elemen masyarakat untuk bersatu padu menguatkan disiplin dalam penerapan protokol pencegahan Covid-19, yakni selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menghindari keramaian, melaksanakan etika batuk/bersin, melakukan penyemprotan disinfektan pada tempat yang tepat, menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh kita.

Semakin disiplin dalam pelaksanaan pencegahan ini, maka transmisi lokal penyebaran Covid-19 pasti bisa dihentikan.

"Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, kami minta semua elemen masyarakat membantu dan bekerjasama dengan petugas survailans Dinas Kesehatan dalam melaksanakan tracing contact untuk menemukan siapapun yang pernah kontak dekat dengan orang yang positif Covid-19, sehingga bisa ditangani lebih awal orang-orang yang berisiko terinfeksi Covid-19 guna mencegah penyebaran berikutnya kepada orang lain," paparnya.

(*)

Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved