Bulan Ramadhan

Bacaan Niat, Panduan Salat dan Tata Cara Khutbah Idul Fitri di Rumah

Berikut bacaan niat dan panduan salat Idul Fitri, beserta tata cara pelaksanaan khutbah menurut Majelis Ulama Indonesia (MUI)

Editor: Irma Budiarti
Pixabay
Ilustrasi salat idul fitri di rumah. 

TRIBUN-BALI.COM - Berikut bacaan niat dan panduan salat Idul Fitri, beserta tata cara pelaksanaan khutbah menurut Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Pada pelaksanaan salat Idul Fitri 1441 H/2020 M, masyarakat diimbau untuk mengerjakan salat ied di rumah masing-masing.

Salat Idul Fitri di rumah bisa dilakukan secara sendiri tanpa khutbah, dan jika berjamaah disunahkan dengan khutbah.

Hal itu sesuai Tausiah Majelis Ulama Indonesia Provinsi Jawa Tengah tentang pelaksanaan salat Idul Fitri 1441 H/2020 M Nomor 04/DP-P.XIII?T/V/2020.

MUI Jateng mengeluarkan imbauan salat Idul Fitri di rumah sehubungan dengan penularan Covid-19 yang masih cukup tinggi.

Perlu diketahui bahwa pelaksanaan salat Idul Fitri hukumnya adalah sunah.

Bisa dilakukan secara sendiri tanpa khutbah dan secara berjamaah yang disunahkan dengan khutbah.

Selain itu, pelaksanaan salat Idul Fitri dimulai tanpa azan dan iqamah, cukup menyerukan "Ash salatu jami'ah".

Sebelum melaksanakan salat Idul Fitri, terlebih dahulu membaca niat.

Ushalli sunnatan li 'Idil Fitri rak'ataini sunnatan lillahi ta'ala

Artinya:

Aku berniat salat sunnah Idul Fitri dua rakaat karena Allah ta'ala.

Berikut panduan pelaksanaan salat Idul Fitri.

  1. Mengucapkan Takbiratul Ihram (Allah Akbar) sambil mengangkat kedua tangan.
  2. Membaca Doa Iftitah.
  3. Membaca Takbir sebanyak 7x pada rakaat pertama. Di sela-sela setiap takbir membaca pelan: Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu Akbar. Artinya, Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar.
  4. Membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek yang dihafal, disunahkan surat al-A'la.
  5. Ruku', sujud, duduk di antara dua sujud, sujud kedua, dan berdiri lagi.
  6. Dalam posisi berdiri kembali pada rakaat kedua, membaca takbir sebanyak 5 kali seraya mengangkat tangan, di antara setiap takbir itu membaca secara pelan, Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu Akbar, seperti pada rakaat pertama. Kemudian membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek yang dihafal, disunahkan surat Al-Ghasyiyah.
  7. Ruku', sujud, duduk di antara dua sujud, sujud kedua, tahiyyat, dan diakhiri salam.
  8. Selesai salam, kemudian disunahkan khutbah Idul Fitri.

Tata Cara Pelaksanaan Khutbah Idul Fitri

Khutbah yang dilaksanakan untuk salat Idul Fitri ada dua.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved