Breaking News:

Bulan Ramadhan

3 Pola Interaksi, Saling Mencintai, Menyayangi, dan Berempati Berdasarkan Hadis Nabi Muhammad SAW

Kalimat “tawâddihin (saling mencintai)“ diartikan ketulusan cinta antara individu dengan lainnya.

Pixabay
Ilustrasi masjid ramadhan 2020 

TRIBUN-BALI.COM - Dari Nu’man bin Basyir dia berkata: Rasulullah SAW Bersabda, “Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal saling mencintai, menyayangi, dan mengasihi bagaikan satu tubuh. Apabila ada salah satu anggota tubuh yang sakit, maka seluruh tubuhnya akan ikut terjaga (tidak bisa tidur) dan panas (turut merasakan sakitnya),” 

(Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim)

Penjelasan Hadis

Menurut Subhan Nur, Lc, M.Ag, Kepala Seksi Pengembangan Metode dan Materi Dakwah Dit. Penerangan Agama Islam, hadis tersebut memberikan illustrasi kekuatan solidaritas kemanusiaan - khususnya - di kalangan umat Islam berlandaskan pondasi keimanan.

Demikian pula hadis ini menjelaskan 3 pola interaksi yaitu saling mencintai, saling menyayangi, dan saling berempati.

Ketiga kalimat ini memiliki kemiripan arti tetapi berbeda substansi.

Kalimat “tawâddihin (saling mencintai)“ diartikan ketulusan cinta antara individu dengan lainnya.

Secara tersirat, hadis ini melarang umat Islam bersikap tahâsud (saling dengki) dan tabâghudh (saling membenci) karena akan melahirkan permusuhan dan perpecahan.

Perintah “saling mencintai” menunjukkan perintah melakukan perbuatan yang melahirkan rasa saling mencintai seperti saling berkunjung atau silaturrahim, saling memberi hadiah, saling menebar salam kepada orang yang dikenal maupun tak dikenal, saling menasehati kepada kebenaran dan kesabaran, dan lain sebagainya.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW dari Abu Hurairah RA:

Halaman
1234
Editor: Kambali
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved