Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Mengaku Jadi Korban Begal hingga Viral di Medsos, Pria Ini Ternyata Bersandiwara

Dalam postingan-nya, IBP menceritakan MUB menjadi korban aksi begal oleh beberapa oknum keamanan masyarakat dan pemerintah

Tayang:
Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Istimewa
Postingan Facebook yang viral. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Di tengah situasi sulit seperti saat ini, ternyata masih saja ada orang yang membuat cemas masyarakat bahkan hingga viral di media sosial.

Seperti halnya yang dilakukan pria berinisial IBP, melalui postingan di halaman Facebooknya ia menerangkan kembali apa yang dialami temannya yakni MUB.

Dalam postingan-nya, IBP menceritakan MUB menjadi korban aksi begal oleh beberapa oknum keamanan masyarakat dan pemerintah (pecalang dan intel) pada bulan April 2020.

MUB yang saat itu melintas di Jalan Nangka, Denpasar tiba-tiba disetop oleh beberapa oknum tersebut, selanjutnya dibawa ke banjar setempat namun ternyata ia dibawa keliling hingga ke Jalan Teuku Umar.

Saat tiba dijalan tersebut ia mendapat perlakuan tidak wajar, dalam pengakuan rekannya, MUB di pukul berkali-kali hingga mengalami luka-luka dan patah tulang.

Sedangkan barang berharga milik MUB satu buah handphone diakuinya telah raib dibawa oknum tersebut.

Melihat adanya informasi tersebut, polisi melakukan penyisiran di beberapa lokasi dan mencari korban untuk menanyakan kebenarannya serta memeriksa beberapa saksi lainnya.

Diterangkan lebih lanjut Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi, Senin (18/5/2020) terpisah.

Saksi-saksi terkait viralnya berita di Facebook tentang kejadian tindak pidana begal yang diduga dilakukan oleh oknum keamanan (pecalang dan intel) pun sudah diperiksa lebih lanjut.

"Terkait hal tersebut saksi-saksi sudah kita tanyakan lebih lanjut terkait informasi kasus begal yang dialami IBP," ujar Kasubbag Humas.

Adapun dalam pemeriksaan pihak kepolisian, MUB yang mengaku menjadi korban, BBB ayah korban dalam postingan dan IBP yang memviralkan melalui Facebook.

Dalam keterangan ke pihak kepolisian, sekitar bulan April 2020 MUB menceritakan ke ayahnya BBB, bahwa ia mengalami kejadian perampokan di sekitar Jalan Teuku Umar.

Akibatnya, handphone merek Oppo A3s dan sepeda motor Honda Beat raib dibawa pelaku, serta mendapat penganiayaan oleh pelaku.

Mendapat kabar tersebut, BBB lalu mengajak anaknya ke rumah sakit RSUP Sanglah untuk berobat, namun baru sampai di depan rumah sakit dibatalkan karena tidak memakai masker.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved