Tempatkan Boneka Seks di Tribune Stadion, Klub Korea Ini Didenda Rp 1,196 Miliar

Namun, langkah FC Seoul mengganti kehadiran suporter dengan menaken boneka seks menjadi sorotan.

Istimewa/AFP via BBC
Inilah penampakan beberapa boneka premium yang dipasang di tribun Stadion Seoul World Cup, kandang FC Seoul, dalam laga K League Minggu (17/5/2020). Klub ibu kota Korea Selatan itu langsung meminta maaf setelah mengetahui bahwa boneka itu merupakan boneka seks 

TRIBUN-BALI.COM - Klub Korea Selatan, FC Seoul, didenda 100 juta won atau sekitar Rp 1,196 miliar karena diketahui mengisi kursi kosong di tribune stadion dengan boneka seks.

Sebelumnya, laga Liga Korea Selatan antara FC Seoul dan Gwangju FC di Seoul World Cup Stadium dilangsungkan tanpa penonton karena protokol kesehatan di tengah pandemi virus corona, Selasa (19/5/2020).

Namun, langkah FC Seoul mengganti kehadiran suporter dengan menaken boneka seks menjadi sorotan.

Dikutip dari BBC Sports, Kamis (21/5/2020), FC Seoul menempatkan 30 maneken di tribune.

 Spesifikasi Motor Gesits yang Sudah Dilelang Rp 2,55 Miliar untuk Tujuan Amal, Segini Harga Aslinya

Hari Ini dalam Sejarah Indonesia: Pidato Soeharto Mengundurkan Diri Sebagai Presiden

BBPOM Gelar Sidak Takjil ke Pasar Senggol Amlapura Karangasem

 Terkait hal itu, klub mengatakan mereka tidak tahu bahwa boneka itu adalah produk dewasa dan meminta maaf pada Selasa (19/5/2020).

Namun, hal itu tak menyurutkan K-League, penyelenggara Liga Korea Selatan, untuk memberikan denda kepada FC Seoul. FC Seoul terkena denda 100 juta won atau sekitar Rp 1,196 miliar.

"Insiden ini sangat menghina dan melukai penggemar wanita dan keluarga," demikian pernyataan K-League, dikutip dari BBC Sports.

 K-League menambahkan bahwa klub telah melakukan "kesalahan serius" dengan tidak melepas boneka seks sebelum pertandingan.

K-League merupakan kompetisi sepak bola pertama yang kembali di tengah pandemi virus corona.

Prosedur kesehatan dan keamanan mengharuskan laga-laga berlangsung dengan "pintu tertutup".

FC Seoul mencoba mengakali kondisi sepi penonton ini dengan menghadirkan lebih dari satu lusin maneken yang ternyata diketahui merupakan boneka seks.

Hal ini pertama diangkat oleh para fans di media sosial yang mempunyai kecurigaan bahwa boneka-boneka tersebut bukan maneken yang biasa ditemui di toko-toko baju.

Ternyata, salah satu maneken tersebut mengangkat spanduk yang menunjukkan nama-nama produsen peralatan mainan orang dewasa dan model-model yang menjadi inspirasi boneka tersebut.

Perjalanan Karir Kevin Sanjaya, Gagal Audisi Hingga Puncaki Rangking Dunia Bareng The Minions

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Hujan di Sebagian Wilayah Bali, Gelombang Tinggi 4 Meter di Selatan Bali

Tepis Dugaan Virus Corona dari Laboratorium Wuhan, Penelitian Ini Ungkap Teka-teki Asal Covid-19

Kontroversi ini bahkan sampai mengalahkan berita kemenangan 1-0 FC Seoul dan klub sampai mengeluarkan rilis untuk meminta maaf.(*)

Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved