Mabes Polri: Densus 88 Menangkap 6 Terduga Teroris JAD di Jawa Tengah
Untuk diketahui dalam sepekan terakhir, Detasemen Khusus 88 Mabes Polri menangkap 6 terduga teroris diberbagai wilayah di Jawa Tengah.
Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani
TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Pihak kepolisian terus melakukan pendalaman terkait penangkapan terduga teroris di wilayah Jawa Tengah.
Untuk diketahui dalam sepekan terakhir, Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri menangkap 6 terduga teroris diberbagai wilayah di Jawa Tengah.
Kabag Penum Mabes Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan total ada 6 terduga teroris yang ditangkap di wilayah Jawa Tengah.
"Benar Densus 88 menangkap 6 terduga teroris Jawa Tengah," ujar Ahmad Ramadhan.
Penangkapan terakhir terjadi di wilayah Solo, Jawa Tengah.
Meski tidak merinci inisial keenamnya, Ramadhan memastikan mereka merupakan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) kelompok Subhan di Kendal.
"Ini jaringan JAD kelompok Subhan di Kendal," tegasnya.
Ahmad Ramadhan menambahkan kini keenam terduga teroris ini masih menjalani pemeriksaan untuk mengetahui peran mereka dan keterlibatan dalam kelompok JAD.
Untuk diketahui jaringan JAD kelompok Subhan sudah lebih dulu ditangkap pada Rabu (25/3/2020) silam di Dukuh Ngepung, Desa Subah, Kabupaten, Batang, Jawa Tengah.
Dalam penggerebekan ini, Densus 88 menembak mati satu teroris inisial MT karena melawan petugas menggunakan parang saat hendak ditangkap.
Sementara itu sejumlah barang bukti yang disita Densus 88 yakni cairan kimia, senjata tajam, laptop, kabel, dan lainnya.
Sementara itu, lima hari menjelang Lebaran, Densus 88 juga melakukan beberapa penangkapan.
Hingga kini dalam suasana Lebaran, Densus 88 terus bekerja melakukan sejumlah pengembangan di lapangan.
Berikut sejumlah penangkapan yang dilakukan Densus 88 :
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-penangkapan-teroris_20180715_103621.jpg)