Corona di Bali

Update Corona di Bali 29 Mei 2020: Total 433 Kasus, Hari Ini Denpasar Tambah 2 Positif Covid-19

Pemerintah Provinsi Bali melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyampaikan perkembangan penanganan (Covid-19) di Provinsi Bali

Pixabay
Ilustrasi Covid-19. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemerintah Provinsi Bali melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyampaikan perkembangan penanganan (Covid-19) di Provinsi Bali, Jumat (29/5/2020).

Jumlah kumulatif pasien positif Covid-19 hari ini di Bali sebanyak 443 orang.

Hari ini telah bertambah sebanyak 23 orang, terdiri dari 12 PMI dan 11 orang transmisi lokal.

"Sementara jumlah akumulatif pasien yang telah sembuh sebanyak 320 orang. Hari ini telah bertambah 6 orang WNI terdiri dari 1 PMI dan 5 orang transmisi lokal," ujar Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra selaku Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Jumlah pasien Covid-19 yang meninggal tidak ada penambahan masih tetap 4 orang.

Sementara itu, tren peningkatan jumlah kasus positif Covid-19 terjadi di Denpasar, Bali.

Jumat (29/5/2020), tercatat sebanyak 2 orang dinyatakan positif Covid-19.

Diketahui masing-masing merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang datang dari negara terjangkit Covid-19, jenis kelamin laki laki, usia 32 tahun yang berdomisili di Kelurahan Pemecutan, dan satu lagi merupakan kasus transmisi lokal seseorang yang berjenis kelamin perempuan, usia 26 berdomisili di Kelurahan Kesiman.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi, Jumat (29/5/2020), membenarkan informasi penambahan kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar.

“Tadi kami sudah mendapatkan laporan bahwa 2 dinyatakan positif Covid-19 akibat imported case dan transmisi lokal, dan keduanya saat ini sudah dikarantina di Bapelkes Propinsi Bali, karena gejalanya ringan. Disamping itu kasus OTG juga bertambah 1 orang, PDP ikut bertambah 1 orang, dan PDP juga bertambah 5 orang," jelasnya.

Melihat perkembangan kasus ini, Dewa Rai tetap mengingatkan kasus Covid-19 di Kota Denpasar masih menunjukkan angka tren peningakatan.

Selain kasus positif Covid-19, keberadan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracking Tim Gugus Tugas Covid-19 bersama desa/lurah masih menjadi ancaman penularan baru, untuk itu perlu tetap meningkatkan kewaspadaan.

Dengan bertambahnya kasus positif serta masih adanya orang berstatus OTG, ODP dan PDP, masyarakat harus lebih waspada dan mengikuti arahan pemerintah serta protokol kesehatan.

"Diperlukan kesadaran dan kedisiplinan yang tinggi semua elemen masyarakat dalam memutus mata rantai Covid-19. Semua daerah di Bali dan luar Bali sudah terpapar Covid-19, mari bersama-sama kurangi perjalanan atau aktivitas di luar rumah dan kontak langsung dengan orang lain, karena kita tidak mengetahui siapa yang membawa virus atau tidak, untuk itulah diperlukan kesadaran, kejujuran dan disipilin semua pihak," kata Dewa Rai mewanti wanti.

Lebih lanjut dijelaskan Dewa Rai, angka kasus kumulatif kasus Covid-19 di Kota Denpasar sebanyak 86 kasus positif.

Rincianya adalah 62 sembuh, 2 orang meninggal dunia, dan 22 orang masih dalam perawatan.

Sampai saat ini hasil tracking tim gugus tugas di Kota Denpasar secara kumulatif terdapat status Orang Tanpa Gejala (OTG) 566 kasus, namun 331 dinyatakan sehat setelah isolasi mandiri, sehingga tersisa 235 OTG.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara akumulatif tercatat 308 kasus, namun sudah menjalani isolasi mandiri dan dinyatakan sehat sebanyak 258, sehingga masih tersisa 50 ODP. Dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) secara akumulatif sebanyak 69 kasus, namun 25 orang sudah dinyatakan negatif setelah menjalani test swab, sehingga tersisa 44 yang berstatus PDP.

(*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved