Sponsored Content

BNI Bergerak Cepat Berantas Aksi Skimming, Dana Nasabah Dipastikan Aman

Selanjutnya hal tersebut dilaporkan kepada pihak Kepolisian dari Subdit V (Siber) Ditreskrimsus Polda Bali.

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
ilustrasi - ATM BNI 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) Wilayah Denpasar bekerja sama dengan Subdit V (Siber) Ditreskrimsus Polda Bali untuk mengamankan seorang tersangka skimming pada Jumat ( 29 Mei 2020) sekitar pukul 10.30 WITA.

Tersangka merupakan seorang warga negara Turki dengan inisial BYA.

Di Denpasar, 30 Mei 2020, Head of Region BNI Wilayah Denpasar I Made Sukajaya mengatakan bahwa kasus tersebut terungkap karena adanya laporan petugas yang sedang melakukan patroli ATM, menemukan adanya alat skimmer berupa kamera dan router yang dipasang di mesin ATM tersebut.

Selanjutnya hal tersebut dilaporkan kepada pihak Kepolisian dari Subdit V (Siber) Ditreskrimsus Polda Bali.

Bagaimana Angka Kasus Covid-19 di Indonesia bila New Normal Diterapkan? Ini Penjelasan Ahli

Resmi Stop Sumbangan, Berikut Deretan Kekecewaan Presiden AS terhadap WHO

Penerapan New Normal untuk PNS Resmi Berlaku Mulai 5 Juni 2020, Ini Aturan Lengkapnya

Setelah dilakukan pemantauan, pihak yang berwajib berhasil mengamankan tersangka. 

"BNI mengapresiasi kinerja Subdit V (Siber) Ditreskrimsus Polda Bali sehingga tersangka segera berhasil diamankan untuk diproses secara hukum. Tersangka tersebut melakukan pemasangan alat skimming berupa Hidden Camera dan Router yang dipasang di modem pada mesin ATM BNI di daerah Sukawati- Gianyar," ujar Made.

Walau demikian, Made menyampaikan agar nasabah tidak perlu khawatir bertransaksi di BNI karena dana nasabah tetap aman.

Made juga mengimbau nasabah untuk senantiasi berhati-hati ketika melakukan transaksi melalui mesin ATM.

"BNI mengimbau nasabah untuk mengganti pin ATM secara berkala, menutup pinpad saat memasukan pin ATM, berhati-hati terhadap pihak yang berusaha membantu Anda saat terjadi masalah di ATM, dan tidak memberikan pin ATM kepada siapapun termasuk pihak bank," ujarnya.

Nasabah juga sebaiknya memperhatikan kondisi fisik ATM sebelum bertransaksi seperti goresan, selotif, bekas lem dan hal-hal mencurigakan lainnya terutama di tempat memasukkan kartu dan keypad serta memantau rekening secara berkala.

Apabila mengalami kendala atau menemukan sesuatu yang mencurigakan terkait layanan BNI, hubungi BNI Call 1500046 yang beroperasi 24 jam.(*)

Editor: Wema Satya Dinata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved