Penyakit Jantung Diduga Kambuh, Truk Oleng Hingga Jatuh ke Selokan di Tabanan

Penyakit Jantung Diduga Kambuh, Truk Oleng Hingga Jatuh ke Selokan di Tabanan

Istimewa
Sejumlah petugas Satlantas Polres Tabanan saat melakukan pemeriksaan terkait kejadian truk out of control di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Banjar Selabih Tengah, Desa Selabih, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, Minggu (31/5). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Sebuah trukt tiba-tiba oleng ke kiri dan masuk ke selokan di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Banjar Selabih Tengah, Desa Selabih, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, Minggu (31/5) siang. 

Peristiwa tersebut terjadi karena sopir truk yang diketahui bernama Muhammad Miso (48) asal Bondowoso tiba-tiba tak sadarkan diri saat mengemudi.

Setelah diperiksa, ternyata Miso telah meninggal dunia.

Kasatlantas Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wila Indrayani menuturkan, peristiwa lakalantas truk out of control tersebut terjadi sekitar pukul 11.15 WITA.

Saat itu lalu lintas terbilang berjalan normal. 

Sebuaht truk yang dikendarai korban melaju dari arah barat (Gilimanuk) menuju timur (arah Denpasar).

Namun, tiba-tiba saja sang sopir (korban) tak sadarkan diri dan rebah ke arah kernetnya.

Setelah itu, truk yang dikendarai korban oleng ke arah kiri dan jatuh ke selokan sebelah Utara jalan.

Pasca kejadian tersebut, kernetnya bernama Sido Mulyo (46) sempat membangunkan korban namun tak direspon.

"Jadi sopirnya (korban) tak sadarkan diri sehingga kemudi tak ada yang mengendalikan. Kernetnya juga sempat membangunkan tapi tak ada respon hingga truknya oleng dan jatuh ke selokan," jelas Wila, Minggu (31/5/2020).

Dia melanjutkan, hasil dari keterangan kernetnya (saksi), korban tersebut memang memiliki riwayat penyakit jantung.

Sehingga diduga penyebab kejadian tersebut lantaran riwayat penyakit korban yang kambuh.

"Untuk sementara hasil pemeriksaan medis masih belum keluar, dan diduga sementara sesuai keterangan saksi punya riwayat penyakit jantung. Kemudian untuk jenazah korban masih dititip di RS Tabanan sembari menunggu penjemputan keluarganya," ungkapnya.(mpa)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved