Dharma Wacana

Sosok Yudistira di Masa Pandemi

Sosok Yudistira jadi simbol kemurnian dan kesucian. Baik itu secara rohani maupun lahiriah

Penulis: Putu Supartika | Editor: Irma Budiarti
TRIBUN BALI
Ida Pandita Mpu Jaya Acharya Nanda. 

Oleh Ida Pandita Mpu Jaya Acharya Nanda

TRIBUN-BALI.COM, BALI - Kini seluruh dunia sedang menghadapi pandemi Covid-19 atau yang sering disebut virus Corona.

Hampir semua orang dan semua sektor ikut terdampak.

Terkait virus ini, pada perang Bharata Yudha dalam epos Mahabharata juga dikisahkan ada penggunaan virus saat peperangan.

Dalam peperangan tersebut, Prabu Salya mengeluarkan senjata ampuh untuk menyerang pasukan Pandawa.

Ia mengeluarkan ajian Candra Berawa, ajian ini sejenis virus.

Sulit untuk bisa melawan kekuatan tersebut.

Akan tetapi, Krisna yang dalam perang ini selaku “sutradara” menghadirkan Dharmawangsa atau Yudistira.

Sosok Yudistira jadi simbol kemurnian dan kesucian.

Baik itu secara rohani maupun lahiriah.

Untuk menghadapi perang tersebut, Yudistira tidak melakukan perlawanan fisik.

Akan tetapi menggunakan ketahanan mental yang stabil.

Yudistira tidak panik.

Ia menghadapinya secara lahiriah dan batiniah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved