Breaking News:

Corona di Bali

Empat Warga Banyuwangi Masuk Bali Lewat Jalur Laut, Hindari Pemeriksaan Gilimanuk Diringkus Polairud

Empat Warga Banyuwangi Masuk Bali Lewat Jalur Laut, Hindari Pemeriksaan Gilimanuk Diringkus Polairud

Ist
Empat Warga Banyuwangi Masuk Bali Lewat Jalur Laut, Hindari Pemeriksaan Gilimanuk Diringkus Polairud 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA- Ketatnya pemeriksaan Pelabuhan Gilimanuk, membuat sebagian orang memilih cara supaya lolos dan masuk ke Bali.

Seperti yang dilakukan, oleh empat orang asal Banyuwangi Jawa Timur ini.

Adalah Rubai (54), Abdul Holik (32), Rohimin (28) dan M Ali Imron (27). Ke empat orang ini, merupakan warga dari Dusun Pecemengan, Desa Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur.

Kapolsek Negara, AKP Sugriwo mengatakan, penangkapan ini dilakukan oleh Satpolairud Polres Jembrana bersama Polsek Negara.

Empat orang warga Banyuwangi ini ditangkap, Rabu (3/6) sekira pukul 10.30 wita di Dermaga sebelah timur PPN Pengambengan, Dusun/Banjar Munduk, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara.

Selain ke empat warga pendatang itu, pihaknya juga menangkap seorang penduduk Jembrana yang juga naik kapal dan menghindari pemeriksaan di Pos II Gilimanuk.

Kemudian diamankan juga seorang Nahkoda kapal, Suwondo (45) nelayan yang mengemudikan kapal fiber.

"Ada lima orang. Yang satu orang warga Jembrana itu nitip motor Scoopy DK 3555 ZW ke salah satu orang. Jadi cuma mengambil. Jadi mereka ini masuk Bali melalui perairan Pengambengan. Mereka menaiki sampan fiber dinakhodai Suwondo," ucap Sugriwo.

Sugriwo menuturkan, dari pengakuan Nahkoda bahwa tidak ada biaya yang diberikan empat warga Banyuwangi kepadanya.

Karena mereka masih satu keluarga atau tetangga. Setelah dari penangkapan itu, mereka diamankan di kantor Desa Pengambengan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved