Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Corona di Indonesia

BPPT Siapkan Dukungan Percepatan Vaksin Covid-19 di Indonesia

Indonesia tetap bergerak dan upaya pengembangan vaksin masih terus dilakukan untuk mengatasi pandemi yang masih terus terjadi

Tayang:
Pixabay
Ilustrasi Covid-19. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA -Dengan semakin merebaknya pandemi Covid-19, Indonesia tetap bergerak, dan upaya pengembangan vaksin masih terus dilakukan untuk mengatasi pandemi yang masih terus terjadi. 

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melalui konsorsium nasional Task Force Riset dan Inovasi Teknologi untuk Penanganan Covid-19 (TFRIC) terus berupaya melakukan percepatan dalam memproduksi vaksin Covid-19 sebagai langkah preventif penularan virus.

Salah satu langkah yang dilakukan, yakni BPPT siap beri dukungan dalam pengembangan seed vaksin atau bahan awal pembuatan vaksin yang sesuai dengan strain virus yang berasal dari Indonesia, hingga pada tahap optimalisasi produk seed vaksin pada bioreactor, serta pengembangan adjuvant yang mampu meningkatkan respons imun.

Kepala BPPT, Hammam Riza mengatakan dengan pengalaman BPPT dalam pembuatan berbagai vaksin dan kerja sama dengan berbagai pihak, dirinya yakin mampu mendorong percepatan produksi vaksin di Indonesia.

Menko Polhukam Sebut Tak Bisa Masyarakat Bersembunyi Terus Akibat Pandemi, Hingga Mematikan Ekonomi

Ramalan Zodiak Besok 7 Juni 2020: Aquarius Lebih Menikmati Hidup, Cancer Merasa Butuh Privasi

3 Cara Membentuk Kepribadian Anak, Puji Kekuatannya dan Bangun Sifat Baru

“Melalui TFRIC dan kolaborasi berbagai pihak lainnya, saya yakin vaksin bisa diproduksi tepat waktu di awal tahun depan," ungkap Hammam Riza di Jakarta melalui keterangannya, Sabtu (6/6/2020).

Ia menambahkan Indonesia bisa mandiri tanpa harus membeli dari luar, melihat pada kasus-kasus sebelumnya kita pun pernah menciptakan vaksin.

"BPPT sendiri pernah terlibat dalam pembuatan berbagai vaksin diantaranya Vaksin Avian Influenza, Vaksin Hepatitis B, Vaksin Dengue, dan Vaksin Human Papilloma Virus”, ujar Hammam.

Guna mendukung proses hirilisasi dari vaksin dalam negeri, Hammam juga menambahkan pihaknya siap berperan dalan rancangan industri/manufaktur vaksin.

Sudah saatnya Indonesia mandiri tidak bergantung pada import.

Ia berharap vaksin anak bangsa ini mampu menjadi momentum bagi industri kesehatan Indonesia untuk lebih maju. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved