Harga Bawang Merah Sempat Tinggi, Kini Ketersediaan Pangan Pokok di Bali Aman Hadapi New Normal
Ketersediaan bawang merah pada periode bulan Mei lalu sempat mengalami kekurangan hingga membuat harga tinggi.
Penulis: Noviana Windri | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kepala Bidang (Kabid) Ketersediaan, Distribusi dan Cadangan Pangan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Made Tresna Kumara mengatakan stok ketersediaan pangan pokok di Bali aman menyongsong era new normal.
Meski ketersediaan bawang merah pada periode bulan Mei lalu sempat mengalami kekurangan hingga membuat harga tinggi.
Namun periode bulan Juni, ketersediaan bawang merah telah mencukupi.
"Bawang merah yang dari Brebes produksinya sempat tidak bagus. Jadi kiriman ke daerah itu kurang. Sehingga berpengaruh sekali di Bali. Apalagi dengan adanya new normal ini, pasokan dari luar daerah sudah mulai lancar lagi " jelasnya, Jumat (5/6/2020).
Berdasarkan data yang Tribun Bali himpun dari Disperindag Provinsi Bali periode bulan Juni 2020, ketersediaan beras diperkirakan 61.354 ton/bulan kebutuhan sebesar 32.821 ton/bulan untuk ketahanan stok selama 2 bulan.
• Ini Prakiraan Cuaca di Bali 6 Juni 2020, Mengwi Badung Diperkirakan Hujan Ringan
• Kisah di Balik Nama RSPI Sulianti Saroso, Prof Sulianti Ternyata Lahir di Karangasem
• 14 Pedagang Minta Maaf ke Bupati, Kepala Pasar Gianyar Sebut Tak Ada Intimidasi
Ketersediaan gula pasir diperkirakan 5000 ton/bulan kebutuhan sebesar 5000 ton/bulan untuk ketahanan stok selama 1 bulan.
Ketersediaan bawang merah diperkirakan 2013 ton/bulan kebutuhan sebesar 1509 ton/bulan untuk ketahanan stok selama 1,3 bulan.
Ketersediaan bawang putih diperkirakan 1246 ton/bulan kebutuhan sebesar 1044 ton/bulan untuk ketahanan pangan selama 1,2 bulan.
Ketersediaan cabe besar diperkirakan 1240 ton/bulan kebutuhan sebesar 442 ton/bulan untuk ketahanan pangan selama 2,9 bulan.
Ketersediaan cabe kecil diperkirakan 3464 ton/bulan kebutuhan sebesar 974 ton/bulan untuk ketahanan pangan selama 3,6 bulan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pedagang-bahan-pokok-di-pasar-badung.jpg)