Corona di Bali
Kasus Transmisi Lokal Covid-19 di Bali Meningkat, Koster: Sing dadi bengkung lan maboya
Hal itu dilakukan guna mengetahui status seseorang terjangkit Covid-19 atau tidak, terutama yang sempat bersentuhan dengan pasien positif
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Wema Satya Dinata
Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan, bahwa pihaknya di jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali saat ini sedang menggiatkan tes cepat (rapid test) dan swab.
Hal itu dilakukan guna mengetahui status seseorang terjangkit Covid-19 atau tidak, terutama yang sempat bersentuhan dengan pasien positif.
"Sehingga kalau kita aktif dalam melakukan suatu upaya rapid test dan swab, itu ketemunya yang positif jadinya meningkat," kata Koster saat konferensi pers di rumah jabatannya, Senin (8/6/2020).
Menurutnya, upaya dalam menggiatkan rapid test dan swab merupakan suatu hal yang bagus, sehingga dapat diketahui sejak dini kondisi masyarakat yang berpotensi menularkan penyakit kepada orang lain di sekitarnya.
• Daftar Harga iPhone Baru 8 Juni 2020: Seri 11 Pro Max Rp 22 Jutaan dan Bocoran iPhone Terbaru 2021
• Dua Bulan Karantina, Ronaldo Raup Rp 35 Miliar dari Memposting 4 Konten di Instagram
• Eks Jenderal Lapangan Tengah Manchester City Ini Membuka Peluang Merumput di Liga Indonesia
"Saya kira ini suatu hal yang bagus, namun juga tentu harus mengendalikannya agar proses ini berjalan dengan baik. Sehingga walaupun ada penambahan positif tetap dapat dikendalikan," tuturnya didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra.
Koster mengatakan, digalakkannya upaya rapid test dan swab dikarenakan data penyebaran Covid-19, khususnya transmisi lokal di wilayah kabupaten/kota se-Bali, semakin meningkat.
Meningkatkan kasus Covid-19 itu harus semakin diwaspadai dan diantisipasi agar tidak terjadi penularan yang semakin meluas.
Dirinya mengaku setiap hari memetakan perkembangan Covid-19 di Pulau Dewata dan diketahui bahwa transmisi lokal mengalami peningkatan, terutama di Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Tabanan dan Klungkung.
"Jadi empat kabupaten ini mengalami peningkatan transmisi lokal," kata Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng itu.
Terlebih, data munculnya kasus baru Covid-19 di Pulau Dewata sebagian besar tanpa menunjukkan gejala sakit atau Orang Tanpa
Gejala (OTG). Akibatnya, orang yang OTG ini tidak kelihatan apakah dalam status terkena Covid-19 atau tidak.
"Jadi kalau tidak dilakukan rapid test atau swab maka kita tidak tahu orang tersebut terkena Covid-19 apa tidak," tutur Koster.
Relatif Kecil
Mantan anggota DPR RI itu menuturkan, walaupun saat ini kasus Covid-19 di Provinsi Bali mengalami peningkatan, hal itu masih relatif kecil dibandingkan daerah lainnya di Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/konferensi-pers-corona-di-bali-senin-862020.jpg)