Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Mengenal Apa Itu Buzzer di Media Sosial

Dalam konteks media sosial, arti buzzer adalah orang yang mempromosikan, mengkampanyekan, atau mendengungkan sesuatu

Editor: Eviera Paramita Sandi
Tribunnews.com
ilsutrasi buzzer 

TRIBUN-BALi.COM - Tahukah anda kini ada fenomena yang bernama buzzer media sosial

Buzzer disebut juga dengan pendengung.

Aktivitas semacam ini sebenarnya sudah lama ada, namun makin dikenal ketika media sosial mulai masif dimanfaatkan sebagai channel komunikasi pemasaran.

Baik untuk komunikasi pemasaran sebuah produk, jasa, sampai komunikasi "pemasaran" di bidang politik.

buzzer adalah orang yang memiliki pengaruh tertentu untuk menyuarakan sebuah kepentingan.

Entah orang itu tergerak dengan sendirinya untuk menyuarakan hal tersebut, atau ada imbal baliknya.

Cara menyuarakan bisa secara langsung atau secara anonim. (1)

Pengertian

Secara etimologi, arti buzzer adalah lonceng, bel, atau alarm yang digunakan sebagai alat untuk mengumpulkan banyak orang di suatu tempat dengan tujuan untuk menyampaikan suatu pengumuman.

Saat ini, penggunaan istilah “buzzer” sering dipakai dalam aktivitas media sosial.

Dalam konteks media sosial, arti buzzer adalah orang yang mempromosikan, mengkampanyekan, atau mendengungkan sesuatu, baik itu produk atau isu tertentu melalui postingan di akun media sosialnya.

Pendapat lain mengatakan pengertian buzzer adalah pengguna akun media sosial (Twitter, Facebook, Instagram) dengan banyak followers yang dibayar untuk mengkampanyekan atau mempromosikan suatu produk atau isu tertentu melalui rangkaian update status di media sosial. (2)

Ciri-ciri

Seorang buzzer di media sosial dapat langsung dikenali melalui update status yang diposting di akun media sosialnya.

Adapun ciri-ciri akun buzzer adalah sebagai berikut:

  • Akun buzzer biasanya cukup aktif melakukan kegiatan di media sosial, misalnya update status, memberikan komentar, dan lain-lain.
  • Seorang buzzer biasanya memiliki pengaruh yang cukup besar, setidaknya di media sosial.
  • Akun buzzer selalu memiliki banyak followers di media sosial, setidaknya 5000 followers.
  • Pada umumnya akun buzzer memiliki akun media sosial yang palsu yang bertujuan untuk membantu kegiatan kampanye.
  • Akun buzzer mempromosikan suatu produk atau isu tertentu ke publik dengan tujuan agar followers terpengaruh, atau setidaknya mengetahui informasi tertentu.
  • Akun buzzer biasanya akan mempublish konten yang mirip selama periode tertentu, sesuai kesepakatan dengan pihak pengguna jasanya.
  • Akun buzzer dituntut untuk membuat postingan suatu produk atau isu tertentu menjadi viral sehingga mereka sering menyajikan konten yang menghasilkan pro dan kontra. (2)
Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved