9 Tips Menjadi Ayah yang Baik Bagi Anak, Hormati Pasangan hingga Makan Bersama
Ayah yang penuh kasih, memberi bimbingan yang masuk akal dan tegas tanpa memaksakan kehendak mereka akan membantu meningkatkan kompetensi pada anak.
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Banyak orang berharap dapat menjadi orangtua yang baik bagi anak-anaknya.
Bisa membimbing dan mengajarkan anak mereka tentang hal-hal baik merupakan impian dari mereka.
Menjadi orangtua yang baik tidaklah mudah, namun dapat dipelajari.
Seni menjadi seorang ayah saat ini telah berkembang, seiring perubahan pada masyarakat dan keluarga tradisional.
• Katalog Promo Alfamart 22 Juni 2020, Kejutan Super Monday dan Ragam Diskon Kebutuhan Rumah Tangga
• Tren DBD Kini Menyerang Usia Remaja, Cirinya Muntah Saat Minum Hingga Dehidrasi
• Barang-barang Sisa Perang Korea Yang Ditemukan Saat Proyek Penggalian di Zona Demiliterisasi
Selain ibu, ayah juga dapat membantu anak membangun kepercayaan diri dan harga diri, serta belajar bagaimana menjadi ayah yang suportif, penyayang, dan terhubung dengan anak mereka.
Selama tiga dekade terakhir, perubahan sosial, termasuk peningkatan jumlah wanita yang bekerja di luar rumah, meningkatnya angka perceraian, perkawinan kembali, dan keluarga campuran mengubah peran ibu dan ayah.
Bagi seorang ayah, hubungan antara dia dan anak perempuan atau anak laki-lakinya pasti berbeda jika dibandingkan hubungannya dengan ayahnya di masa lalu.
Perubahan gaya pengasuhan memberi pria lebih banyak pilihan untuk merespons kewajiban sebagai ayah, suami, atau pasangan.
Kini, Ayah cenderung tidak bergantung pada pengalaman masa kecilnya untuk petunjuk menjadi ayah.
Karena peran yang terus berubah, apa yang baik diterapkan seorang ayah 30 tahun lalu bisa saja tidak cocok dengan tantangan kompleks dan beragam yang dihadapi ayah modern di era sekarang.
Penelitian terbaru mengungkap, ayah yang memiliki sifat menerima cenderung memiliki anak dengan harga diri yang lebih tinggi.
Hubungan ayah dan anak yang penuh kasih sayang akan berefek positif pada prestasi anak, popularitas di antara teman sebaya, dan penyesuaian pribadi.
Ayah yang penuh kasih, memberi bimbingan yang masuk akal dan tegas tanpa memaksakan kehendak mereka akan membantu meningkatkan kompetensi pada anak.
Berikut 9 cara yang bisa dilakukan untuk menjadi ayah yang baik bagi anak:
1. Habiskan waktu bersama
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-ayah-dan-anak-perempuan.jpg)