Sasaran Penerima Kartu Prakerja Bakal Diperluas, Wirausaha Bisa Ikut Program Kartu Prakerja

Sasaran penerima akan diperluas pada para wirausahawan dan juga ini nantinya akan terkait dengan pelatihan-pelatihan

Tribun Bali/Karsiani Putri
Ilustrasi - Suasana Expo Kewirausahaan Undiknas di depan Museum Bali, Denpasar pada Sabtu (3/10/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Ketua Tim Pelaksana Komite Cipta Kerja, M Rudy Salahuddin mengatakan, sasaran penerima kartu prakerja akan diperluas.

Rudy mengatakan, hal ini akan terakomodasi dalam revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 36 Tahun 2020 Tentang Pengembangan Kompetensi Kerja Melalui Program Kartu Prakerja.

"Sasaran penerima akan diperluas pada para wirausahawan dan juga ini nantinya akan terkait dengan pelatihan-pelatihan yang akan didorong dalam pelatihan Kartu Prakerja," kata Rudy saat telekonferensi virtual, Senin (22/06/2020).

"Dalam program Kartu Prakerja kedepan program-program untuk pelatihan kewirausahaan akan dituliskan secara tersirat dalam Perpres Kartu Prakerja ke depan," ujarnya.

28 Aturan Protokol Kesehatan yang Harus Dipatuhi Pengelola, Pekerja, dan Pengunjung Tempat Wisata

Kemudian, poin yang akan direvisi lainnya adalah adanya kemungkinan pendaftaran peserta Kartu Prakerja bisa dilalukan selain metode daring.

Hal ini akan dibantu kementerian/lembaga terkait.

"(Pendaftaran) bisa dilakukan melalui kementerian/lembaga terkait untuk keadaan tertentu. Misalnya masyatakat yang tinggal di daerah dan memiliki keterbatasan infrastruktur telekomunikasi bisa mendapatakan kesempatan yang sama untk mengakses kartu prakerja," ujar dia.

Selanjutnya, poin yang direvisi adalah terkait dengan pelaksaan program Kartu Prakerja selama masa pandemi covid-19.

Indef Ungkap 3 Juta Pekerja di Indonesia Terdampak Covid-19, Mulai dari Potong Gaji Hingga Kena PHK

Hal ini akan dimasukan ke dalam perpres yang baru untuk memberikan dasar hukum dimana salah satunya yang sebagai salah satu instrumen memberikan jaring pengaman sosial pada masa pandemi covid-19.

Selain itu, Rudy mengatakan, Perpres revisi juga akan memasukan tuntutan pidana bagi pihak yang memalsukan identitas dan data diri untuk bisa menjadi peserta program Kartu Prakerja ini.

Sebab, dengan adanya hal itu, menyebabkan penyaluran bantuan tidak tepat sasaran dan menimbulkan kerugian negara.

"Kami secara pararel melakukan perbaikan-perbaikan baik itu perpres yang saat ini menunggu paraf para menteri dan juga perbaikan-perbaikan di Permenko dan aturan-aturan turunan lainnya," kata Rudy.

Sinopsis Drakor Revolutionary Love Episode 3 Tayang 12 Juni 2020, Siwon Menyamar Jadi Pekerja Proyek

"Tanggal 14 juni yang lalu perpres tersebut sudah dilakukan rapat harmonisasi oleh Kemenkumham yang intinya ditindaklanjuti dengan permohonan paraf para menteri yang saat ini masih dalam proses," jelasnya.

Rudy mengatakan, Kemenko Perekonomian sudah meminta Kejaksaan Agung untuk memberikan pendampingan hukum bagi manajemen pelaksana Kartu Prakerja.

"Jamdatun (Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara) juga sudah menyiapkan pendapat hukum atau legal opinion dari pelaksanaan batch 1 - 3," tandasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di kontan.co.id dengan judul, Catat, wirausaha bisa ikut program Kartu Prakerja, https://nasional.kontan.co.id/news/catat-wirausaha-bisa-ikut-program-kartu-prakerja

Editor: Kambali
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved