Breaking News:

Corona di Indonesia

Indef Ungkap 3 Juta Pekerja di Indonesia Terdampak Covid-19, Mulai dari Potong Gaji Hingga Kena PHK

potret tenaga kerja juga menyedihkan, karena yang terdampak pandemi Covid-19 sudah mencapai 3 juta karyawan.

Gambar oleh Gerd Altmann dari Pixabay
Foto ilustrasi pekerja yang dirumahkan atau di PHK 

TRIBUN-BALI.COM - Pandemi Covid-19 tak hanya memberikan efek kejut terhadap pasokan dan permintaan, namun juga berpotensi menimbulkan krisis sosial karena sebagian masyarakat berkurang pendapatannya.

Ekonom dan Direktur Program Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Jakarta Esther Sri Astuti mengatakan, masyarakat yang bekerja di sektor informal sudah pasti tidak keluar rumah.

Sehingga, tidak bisa memperoleh uang untuk mengonsumsi barang.

Sementara, potret tenaga kerja juga menyedihkan, karena yang terdampak pandemi Covid-19 sudah mencapai 3 juta karyawan.

Target Tes Swab 43 Pedagang di Pasar Kumbasari, 10 Orang Mangkir Tanpa Alasan

Harga Cabai Besar Naik Rp 5 Ribu per Kilogram, Enam Komoditi Lainnya di Tabanan Juga Alami Kenaikan

Jelang Dimulainya Tahapan Pilkada Serentak 2020, Jajaran KPU se-Bali di Rapid Test Massal

"Ini data saya peroleh langsung dari staf khusus Menteri Ketenagakerjaan sebelum Lebaran per 10 Mei."

"Ada tambahan, jadi ada sekira 3 juta orang yang sudah terkena dampak dari Covid-19," ujarnya saat teleconference, Jumat (12/6/2020).

Dia menjelaskan, dampak tersebut beragam mulai dari karyawan dirumahkan, sehingga pendapatan berkurang, hingga Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

"Kalau dirumahkan itu biasanya gajinya dipotong 50 persen."

"Dia hanya mendapatkan 50 persen gaji pokok."

"Kemudian, sebagian besar juga sudah PHK karyawannya," ungkap Esther.

Halaman
1234
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved