Pasar Belum Pulih di Masa New Normal, Harga Properti Diprediksi Masih Stagnan di Semester II-2020

Harusnya penjualan meningkat dibanding semester 1 tapi masih di bawah semester 2 tahun lalu karena masih banyak ketidakpastian saat ini

Tribunnewsbogor.com/Lingga Arvian Nugroho
ILUSTRASI - Proyek pengembangan properti Pamoyanan Town House. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Pengembang menilai harga pasar properti masih akan stagnan di semester II-2020.

Sebabnya, kendati telah memasuki 'new normal' pasar belum akan pulih sepenuhnya.

Direktur PT Metropolitan Land Tbk Olivia Surodjo menilai dengan dibukanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tentunya akan memberikan peningkatan penjualan di semester II nanti.

"Harusnya penjualan meningkat dibanding semester 1 tapi masih di bawah semester 2 tahun lalu karena masih banyak ketidakpastian saat ini," ujarnya kepada kontan.co.id, Selasa (23/06/2020).

Deretan Properti Milik Presiden Jokowi di Solo, Mulai Dari Tanah Dan Bangunan Hingga Kendaraan

Terlebih pada Maret hingga Mei lalu disebutnya pasar sangat sunyi.

Sayangnya, ia belum bisa memastikan potensi peningkatan di masa new normal ini dengan kondisi yang juga belum pasti.

Yang jelas, Olivia memprediksikan harga properti masih akan tertahan.

Sebelumnya, Kenaikan Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) versi Bank Indonesia pada kuartal I-2020 mencatat sebesar 1,68% (YoY).

Angka tersebut lebih rendah ketimbang periode sebelumnya 1,77% (YoY).

Terkait permintaan, ia menyebutkan tergantung lokasi seperti produknya di Metland Puri untuk harga di bawah Rp 2 miliar minat konsumen masih cukup tinggi.

Halaman
12
Editor: Kambali
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved