MoU Koalisi Penantang PDIP di Pilkada Bali 2020 Tunggu Kisruh NasDem Berakhir

Rencana penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) koalisi antar partai makin belum jelas

TRIBUN BALI/RIZKI LAELANI
Ilustrasi Pilkada serentak 2020 di Provinsi Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Rencana Golkar menggalang koalisi besar di enam Pilkada 2020 menghadapi PDIP kian terjal saja.

Usai sebelumnya PSI yang berencana balik arah kembali ke PDIP di Pilkada Denpasar 2020.

Kini, rencana penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) koalisi antar partai makin belum jelas.

Ketua DPD I Golkar Bali, Nyoman Sugawa Korry mengatakan pihaknya masih menunggu penyelesaian dualisme kepengurusan internal yang terjadi di NasDem.

Pasalnya, NasDem sendiri menjadi salah satu partai yang ikut dalam koalisi tersebut.

Sebelumnya, Golkar, NasDem, Demokrat, Hanura, dan PSI bersepakat membangun koalisi bersama.

Hanya saja, sampai saat ini belum ada penandatanganan resmi terkait koalisi tersebut.

"Ini masih menunggu penyelesaian di internal NasDem," papar dia, Minggu (28/6/2020).

Ia juga menyampaikan, pihaknya bersama partai lain di koalisi tidak mau terlibat ataupun ikut campur internal NasDem.

“Itu kan urusan partai yang berkoalisi. Kami tidak mencampuri masalah di internal Partai NasDem Bali,” jelasnya.

Halaman
123
Penulis: Ragil Armando
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved