Corona di Bali

Giliran Pedagang di Pasar Kusamba dan Mentigi Rapid Test Masal

Upaya ini dilakukan untuk screening awal, mengingat kasus transmisi lokal COVID-19 di Klungkung sebagian besar terjadi di pasar

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Rapid test massal terhadap pedagang di Pasar Kusamba, Dawan, Klungkung, Selasa (30/6/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA- Setelah Pasar Galiran, Dinas Kesehatan Klungkung melakukan rapid test masal terhadap ratusan pedagang di Pasar Kusamba, Dawan dan Pasar Mentigi, Nusa Penida, Selasa (30/6/2020).

Upaya ini dilakukan untuk screening awal, mengingat kasus transmisi lokal COVID-19 di Klungkung sebagian besar terjadi di pasar.

Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Klungkung I Nyoman Suwirta menjelaskan, setelah melakukan tracking, diketahui penyebaran transmisi lokal COVID-19 di Klungkung berasal dari klaster Pasar Galiran Klungkung.

Sehingga menurutnya juga sangat perlu dilakukan rapid test terhadap pedagang tetap, pedagang lancuban, maupun buruh di semua pasar rakyat yang dikelola oleh Pemkab Klungkung.

Hal ini juga agar sejalan dengan Surat Edaran Sekda Provinsi Bali yang juga selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali supaya dilakukan screening dipasar pasar tradisional.

" Memang rencana sebelumnya, rapid test tidak hanya akan kami lakukan di Pasar Galiran, tapi juga di Pasar Kusamba, Pasar Mentigi, dan Pasar Seni Semarapura," ujar Suwirta.

Setelah Pasar Galiran, Dinas Kesehatan terlebih dahulu menyasar rapid test kepada pedagang, buruh dan petugas di Pasar Kusamba dan Mentigi. Di Kusamba ada 418 orang pedagang dan buruh yang dijadwalkan untuk rapid test, hanya saja yang datang hanya 375 orang. Sementara di Pasar Mentigi dari 275 pedagang yang didaftarkan, yang datang hanya 215 orang.

Dari hasil rapid test, di Pasar Kuamba 23 orang hasilnya reaktif. Sementara di Pasar Mentigi ada 3 orang yang hasilnya reaktif. Bagi warga yang hasilnya reaktif, langsung dilakukan swab.

" Kami tentu berharap semoga tidak ada peserta yang positif swab. Semua yang dilakukan ini adalah untuk mempercepat screening di pasar. Setelah hasilnya keluar, selanjutnya kita harus lebih ketat melakukan protokol kesehatan dan menjaga diri masing masing sehingga tidak terus melakukan rapid lagi seperti ini," ungkap Suwirta.

Sementara terkait rapit test di pasar yang dikelola oleh desa, Gugus Tugas masih harus memantau situasi perkembangan COVID-19 Klungkung. Jika dipandang sangat perlu, tentu rapid test juga akan dilakukan di setiap pasar desa.

" Langkah yang kami ambil ini, tentu mengikuti situasi COVID-19 di Klungkung. Sementara saat ini baru kita jadwalkan rapid di Pasar Galiran, Kusamba, Mentigi, dan nanti menyusul Pasar Semarapura," jelasnya. (Mit)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved