Majelis Kehormatan Gerindra Akan Kembali Sidangkan Arief Poyuono

Adapun persidangan hari ini, Majelis Kehormatan Gerindra akan melanjutkan pendalaman dan mendengarkan keterangan saksi-saksi.

Tribunnews/JEPRIMA
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono saat ditemui tim Tribunnews.com di Kawasan Bekasi, Jawa Barat, Selasa (12/5/2020). Dalam kesempatan tersebut Arief Poyuono menceritakan tentang warisan dari orangtuanya mengenai ramuan-ramuan jamu yang diperolehnya sehingga dirinya memproduksi jamu anti virus corona 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Majelis Kehormatan DPP Gerindra kembali akan melaksanakan persidangan Arief Poyuono terkait pernyataannya yang menyebut isu PKI dibangkitkan kadrun.

Sidang tersebut akan dilakukan Selasa (30/6/2020) siang yang dihadiri anggota majelis secara fisik dan virtual.

Sebelumnya, Juru bicara Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan, Arief Poyuono selaku teradu tidak hadir secara fisik maupun virtual pada sidang Majelis Kehormatan Gerindra Gerindra pada Selasa (23/6/2020).

Meski pihak teradu tidak hadir, kata Habiburokhman, agenda persidangan tetap dilanjutkan untuk mendengarkan penjelasan poin-poin pengaduan.

Adapun persidangan hari ini, Majelis Kehormatan Gerindra akan melanjutkan pendalaman dan mendengarkan keterangan saksi-saksi.

Dikonfirmasi terpisah, Arief kembali menegaskan bahwa dirinya tidak akan menghadiri sidang Majelis Kehormatan Gerindra.

Menurut Arief, pernyataannya terkait isu PKI dimunculkan kadrun dalam wawancara yang disiarakan Youtube Kanal Anak Bangsa, tidak mengatasnamakan sebagai wakil ketua umum Partai Gerindra.

"Saya tidak pernah makai nama Gerindra (dalam wawancara itu). Jelas di situ (Youtube) saya ngomong, tidak ada urusan sama Gerindra, urusan saya sebagai pimpinan buruh dan kaum buruh yang menjaga demokrasi," kata Arief.

Ia pun menyebut, pengambilan video wawancara terkait isu kebangkitan PKI juga dilakukan di kantor Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu dan tidak disiarkan dalam akun media sosial Partai Gerindra.

"Belakang saya saat wawancara juga benderanya Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, saya kan ketuanya. Tidak ada bendera Gerindra," ujar Arief.

Halaman
123
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved