Ini Pola Makan yang Dapat Memicu Kanker Lambung, No 4 Sering Dilakukan Banyak Orang
Kanker lambung merupakan kanker urutan kelima dengan pengidap terbanyak di dunia. Gejalanya yang samar terkadang membuat seseorang tidak menyadari
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tribunners, menjaga kesehatan tubuh sangatlah penting.
Anda dapat melakukan berbagai cara untuk menjaga kesehatan.
Seperti olahraga, mengatur pola makan hingga pola tidur.
Ya, banyak penyakit mematikan yang tak sadar bisa terjadi karena makanan.
• Gianyar Bangun Jembatan di Atas Tukad Pakerisan, Warga Tak Perlu Lagi Berkendara di Tengah Sungai
• Begini Permintaan Jokowi kepada Timnas U-19 Indonesia di Piala Dunia U-20 Tahun 2021
• Ini Sederet Drakor yang Memiliki Biaya Produksi Termahal, Mr. Sunshine hingga Vagabond
Salah satu penyakit mematikan yaitu kanker lambung.
Kanker lambung merupakan kanker urutan kelima dengan pengidap terbanyak di dunia.
Gejalanya yang samar terkadang membuat seseorang tidak menyadari bahwa dirinya terdiagnosis kanker lambung.
Kanker jenis ini ditengarai karena gaya hidup, khususnya pola konsumsi.
Ada beberapa pola makan yang salah sehingga bisa memicunya, salah satunya ialah makan sambil beraktivitas seperti menonton atau bekerja.
Kanker lambung juga ternyata bisa dipicu oleh makanan-makanan yang sering kita makan berikut ini.
1. Mengonsumsi Makanan Panas
Makanan panas meningkatkan risiko kanker lambung sebesar 4,22 kali.
Hal ini karena selaput lendir di saluran pencernaan manusia cukup rentan dan hanya bisa menangani makanan dengan suhu 50 sampai 60 derajat Fahrenheit, atau setara 15 derajat Celcius.
Jika melebihi suhu tersebut, perut akan 'terbakar'.
Maka, kebiasaan makan dalam kondisi panas bisa membakar selaput lendir saluran pencernaan dan menyebabkan perubahan patologis.
Inilah yang akhirnya bisa menyebabkan kanker perut.
Sebagai solusi, kita harus berusaha menghindari makanan dengan suhu di atas 15 derajat celcius
Selain itu, makanlah sebanyak mungkin sayuran dan buah-buahan yang kaya vitamin C.
2. Makan Nasi Dicampur dengan Sup atau Kuah
Ternyata makan nasi yang dicampur dengan sup bukanlah kebiasaan makan yang sehat.
Hidangan semacam ini bisa menambah beban perut.
Akibatnya lambung akan membutuhkan lebih banyak waktu untuk proses mencerna.
Selain itu, kebiasaan makan semacam ini bisa menyebabkan hiperekresi dalam air liur yang memperlambat penyerapan gizi pada nasi.
3. Makan Buah Berasa Asam saat Perut Kosong
Makan buah asam pada perut kosong termasuk kebiasaan tidak sehat.
Saat kita lapar, asam lambung di perut akan mencapai konsentrasi tinggi.
Jika dikombinasikan dengan buah yang asam maka akan mengendap di perut.
Lama kelamaan akan menimbulkan benjolan endapan besar.
Tekanan udara di perut pun akan meningkat dan menyebabkan nyeri, bengkak, bersamaan dengan gejala terkait lainnya.
4. Sering Konsumsi Daging Olahan
Periset menemukan bahwa seseorang yang mengonsumsi 50 gram daging merah olahan memiliki risiko yang lebih tinggi terkena kanker lambung.
Risiko menjadi lebih tinggi bila konsumsi daging merah olahan tersebut dimasak dengan menggunakan asap atau garam seperti daging asap, hotdog, atau sosis panggang.
Ada peningkatan sekitar 18% risiko terkena kanker lambung dengan pola konsumsi seperti itu.(*).
Artikel ini telah tayang di https://sajiansedap.grid.id/amp/102230904/4-kebiasaan-saat-makan-ini-jadi-penyebab-kanker-lambung-yang-mematikan-salah-satunya-makan-nasi-dengan-kuah?page=all
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/foto-ilustrasi-wanita-mengalami-kram-perut.jpg)