Breaking News:

Jelang Pilkada, Bawaslu Pusat Kunjungi Bawaslu Gianyar

Terkait Kabupaten Gianyar, Edward mengatakan tahun ini memang tidak menyelenggarakan Pilkada. Namun demikian, Bawaslu Gianyar tetap tidak boleh ‘leha

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Komisi Hukum, Humas dan Data Informasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Fritz Edward Siregar mendatangi Bawaslu Gianyar, Selasa (7/7/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Komisi Hukum, Humas dan Data Informasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Fritz Edward Siregar mendatangi Bawaslu Gianyar, Selasa (7/7/2020).

Kedatangannya tersebut untuk memastikan, kondisi staf Bawaslu Gianyar terhindar dari covid-19, serta memastikan koordinasi antar Bawaslu kabupaten/kota di Bali berjalan harmonis.

“Kunjungan ini bagian dari tugas kami memastikan persiapan Bawaslu di kabpaten/kota yang menyelenggarakan Pilkada telah berjalan baik."

"Seperti diketahui, saat ini di Bali sendiri ada enam daerah yang akan melaksanakan Pilkada,” ujarnya.

Satlantas Polres Badung Catat Dari Awal Tahun Ratusan Orang Alami Kecelakaan Lalulintas

Ini 5 Jenis Sepeda Balap yang Punya Harga Ratusan Juta, mulai Rp 100 Juta hingga Rp 235 Juta

240 Polisi di Sumsel Mengaku Gunakan Narkoba, Kapolda Perintahkan Buat Surat Pengakuan Dosa

Terkait Kabupaten Gianyar, Edward mengatakan tahun ini memang tidak menyelenggarakan Pilkada.

Namun demikian, Bawaslu Gianyar tetap tidak boleh ‘leha-leha’. Sebab biasa saja, meskipun Gianyar tidak menggelar Pilkada, namun bisa saja pertemuan-pertemuan kandidat dari kabupaten lain dilakukan di Gianyar.

Baik pertemuan resmi, maupun pertemuan ilegal dengan tujuan black campaign.

“Bisa saja kandidat dari kabupaten luar Gianyar melakukan pertemuan di Gianyar, itu harus menjadi atensi Bawaslu Gianyar, karena itu diperlukan koordinasi dengan Bawaslu yang menyelenggarakan Pilkada,” ujarnya.

Tak hanya itu, Bawaslu yang daerahnya tidak menggelar Pilkada harus aktif memantau media sosial (medsos).

Tak Ada Penerimaan CPNS Tahun 2020-2021, Tapi Penerimaan di Sekolah Kepolisian dan Militer Tetap Ada

Musim Layangan di Tengah Pandemi, Bendesa di Badung Sebut Ada Dampak Positif dan Negatif

Sebab tidak menutup kemungkinan terjadinya hoax di medsos.

Jika ditemukan hal itu, Bawaslu Gianyar atau yang daerahnya tidak menggelar Pilkada, bisa melaporkan temuan itu ke Bawaslu di daerah yang menjadi sasaran hoax tersebut,” ujarnya.

Selain itu, Edward juga mengatakan, kedatangannya untuk memastikan Alat Pelindung Diri (APD) para stafnya di Bawaslu Gianyar terpenuhi.

Sebab bagaimanapun, APD saat ini merupaka hal penting dalam setiap melaksanakan tugas. Terlebih lagi, tugas Bawaslu berkaitan dengan orang banyak.

“Sejauh ini kami memastikan staf kami di Bawaslu terindar dari covid-19. Kami juga mengapresiasi kabupaten/kota yang pemerintahnya telah berkontribusi terhadap Bawaslu,” tandasnya. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved