5 Tips Mencegah Kerusakan Kulit Karena Terlalu Sering Mencuci Tangan

lima cara yang bisa kita lakukan untuk mencegah kerusakan pada kulit karena terlalu sering mencuci tangan

Foto ilustrasi mencuci tangan dengan sabun 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemerintah Indonesia mengimbau masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan saat pandemi Covid-19.

Seperti memakai masker, menjaga jarak hingga rajin mencuci tangan.

Banyak orang percaya bahwa cuci tangan dapat membersihkan tangan kita dari virus hingga bakteri.

Namun terlalu sering mencuci tangan juga memiliki dampak buruk pada kesehatan kulit tangan.

Layang-layang di Sekitar KKOP Ditertibkan, Stakeholder Bandara Ngurah Rai Gelar Sosialisasi

H-1 Bali Terapkan New Normal, Obyek Wisata Air Terjun Tegenungan di Gianyar Masih Ditutup

Angkasa Pura I Optimis Trafik Penerbangan Bangkit di Semester II Tahun Ini

Melansir laman Medical News Today, terlalu sering mencuci tangan bisa menyebabkan kerusakan kulit, seperti kulit pecah-pecah dan kering.

Mengalami kulit pecah-pecah dan kering jika terlalu berlebihan dalam mencuci tangan.

Mereka yang penderita penyakit kulit tertentu seperti eksim dan psosiaris juga bisa mengalami kerusakan kulit jika terlalu sering mencuci tangan.

Ahli dermatologi dari British skin foundation, Zainab Laftah juga mengatakan, terlalu sering mencuci tangan atau menggunakan pembersih tangan dapat menghilangkan protein dalam epidermis.

"Hilangnya protein dalam epidermis bisa menyebabkan dermatitis kontak iritan pada tangan," ucap dia.

Lalu, bagaimana cara mencegahnya?

Halaman
1234
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved