Cara Dapatkan Penghasilan Tambahan dari Bisnis Makanan Rumahan
Cukup banyak bisnis harus gulung tikar karena anjloknya pemasukan selama pandemi Covid-19. Namun, ada sebagian bidang usaha yang justru naik daun
TRIBUN-BALI.COM – Cukup banyak bisnis harus gulung tikar karena anjloknya pemasukan selama pandemi Covid-19.
Namun, ada sebagian bidang usaha yang justru naik daun saat banyak masyarakat harus berdiam diri di rumah saja, salah satunya bisnis makanan rumahan.
Bisnis makanan rumahan secara online naik daun karena banyak restoran yang menutup gerai saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Selain itu, banyak pula masyarakat mulai jenuh dengan makanan yang dikonsumsi tiap hari, sehingga butuh variasi rasa pada lidah mereka ketika tak bisa ke mana-mana.
Tak heran, kebijakan di rumah saja justru mendorong kenaikan penjualan makanan dan minuman secara daring.
• Ini Ciri-ciri Sakit Batu Ginjal yang Sering Dikeluhkan Penderitanya, Sakit Pinggang hingga Mual
• Asal-usul Popcorn Menjadi Camilan Wajib Saat Menonton Film di Bioskop
• Selain Stres, 5 Hal Ini Bisa Terjadi pada Tubuh Saat Patah Hati
Karena itulah, bagi Anda yang ingin mendapatkan pemasukan tambahan tanpa harus keluar rumah, bisnis makanan rumahan bisa jadi pilihan mantap untuk dicoba.
Saat ini persaingannya memang ketat, tapi jangan takut.
Anda pun tak perlu minder memulai bisnis kecil-kecilan.
Ada banyak cara mantap agar bisnis makanan Anda tetap cuan, meski banyak saingan dengan menu yang hampir serupa.
Yuk, simak ulasan berikut agar bisnis makanan rumahan kecil-kecilan Anda makin mantap dan berkembang.
Pilih jenis makanan yang dibutuhkan semua orang Anda bisa memulai dengan jenis makanan yang banyak dibutuhkan orang. Salah satunya adalah frozen food.
Makanan yang satu ini jangan dipandang sebelah mata.
Peminatnya justru melonjak saat pandemi terjadi karena adanya kekhawatiran beli makanan siap saji di luar.
Anda bisa coba bikin frozen food sendiri yang mantap dimakan sebagai camilan dan tambahan lauk untuk makanan.
Yakinlah, bisnis Anda akan laris manis.
Meski begitu, Anda juga bisa coba varian makanan mantap lain yang Anda nilai banyak dibutuhkan orang-orang.
• 6 Zodiak Ini Pandai Berkilah, Scorpio Pintar Simpan Rahasia, Cancer Manipulatif
• Alasan Kamu Masih Jomblo Berdasarkan Zodiak, Cancer Masih Ingat Mantan
• Perpaduan Sempurna Ayam Panggang dan Bumbu Tomat, Berikut Resepnya
Kerja sama dengan usaha teman
Promosi biasanya butuh biaya yang lumayan menguras kantong lho, terlebih untuk bisnis baru. Biar Anda enggak perlu promosi dari awal, coba ajak teman yang sudah mantap bisnisnya untuk kerja sama.
Misalnya, titip jual dagangan Anda sebagai menu mantap baru di usaha coffee shop rumahan miliknya. Nah, nanti keuntungan bisa kalian bagi dua.
Informatif saat promosi
Ketika promosi, lebih baik informasinya jangan bertele-tele. Langsung saja cantumkan harga, informasi produk, cara penyimpanan, dan cara pemesanan.
Hindari penggunaan kalimat “informasi harga hubungi kontak berikut” atau sejenisnya untuk bisnis makanan supaya calon pembeli juga cepat melakukan pemesanan. Ingat, banyak usaha sejenis yang gencar berpromosi.
Jangan sampai calon pembeli berpaling kepada pesaing karena Anda terlalu lama atau lupa balas pesan.
• Tips Membuat Ayam Geprek Gurih dan Pedas ala Restoran
• Cerahkan Kulit sampai Buang Racun, Manfaat Minum Air Putih Saat Bangun Tidur dan Perut Masih Kosong
• Setelah Penulis dan Penerjemah, Kini Pemerintah China Akui Gamer dan Blogger sebagai Pekerjaan
Jangan takut tidak laku
Kalau masih ragu makanan Anda akan diminati atau enggak, Anda bisa “cek ombak” terlebih dahulu agar makin mantap.
Caranya, gunakan sistem pre order atau PO.
Sistem ini akan memantapkan hati Anda karena hanya akan membuat makanan sesuai pesanan.
Jadi, modal Anda tidak akan terbuang sia-sia. Jika peminat makanan olahan Anda terus meningkat setiap hari, sedikit demi sedikit produksinya bisa ditambah.
Jadi, ketika tiba-tiba ada pemesan yang butuh cepat, makanannya sudah tersedia atau ready stock.
Testimoni pelanggan itu penting Buat memantapkan kepercayaan calon pelanggan lain, Anda harus rajin meminta testimoni dari para pembeli sebelumnya. Minta kesan dan saran mereka, lalu cantumkan di media promo produk Anda.
Jangan lupa, sebelum Anda unggah testimoni mereka, mintalah izin terlebih dahulu.
Dengan begitu, Anda dapat terhindar dari masalah baru yang mungkin timbul akibat unggahan tersebut.
Selain itu, meminta izin dapat pula mempererat komunikasi dengan pelanggan yang akan menguatkan kepercayaan mereka terhadap produk Anda. Berbisnis memang susah-susah gampang, tapi semuanya bisa dijalanin kok.
Hal terpenting, maksimalkan peran media sosial sebagai media pemasaran produk Anda.
Ingat, tetap utamakan rasa dan mantapkan kualitas makanan yang bisa memberi nilai lebih dibanding menu pesaing Anda.
Selain itu, nutrisi dan kebersihan menu yang Anda tawarkan juga harus diperhatikan karena situasi pandemi membuat banyak orang makin peduli pada kesehatan. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Catat, Cara Mantap Dapatkan Penghasilan Tambahan dari Bisnis Makanan Rumahan"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-bisnis-kuliner.jpg)