Ini Risiko Kecanduan Pornografi, Minat Seksual Bisa Berubah hingga Dipecat dari Pekerjaan
kecanduan pornografi sebagian besar disebabkan oleh efek negatif internet dan tidak bersifat turun temurun.
Ini merupakan suatu kondisi yang sering disebut sebagai disfungsi ereksi terinduksi pornografi.
“Terkadang disfungsi seksual disebabkan oleh kecemasan dan perbandingan mental yang konstan dengan pornografi yang mereka konsumsi," ucap Vu.
Menurut Vu, hal ini juga disebabkan oleh desensitisasi kronis dari teknik masturbasi yang agresif, dalam bahasa sehari-hari dikenal sebagai 'sindrom kematian-grip'.
Lalu, bagaimana cara mengontrol otak agar keluar dari kecanduan pornografi?
Menurut Vu, selalu ada cara untuk menghentikan kecanduan pornografi.
"Pola otak bisa berubah dan kita selalu dapat menghentikan kebiasaan lama dan membentuk kebiasaan baru dan lebih sehat," kata dia.
Bagi kalian yang ingin menghentikan ekcanduan pornografi, berikut cara-cara yang bisa ditempuh.
Pertama, pantau penggunaan- terutama jika melebihi beberapa jam dan kita mulai menontonnya di tempat kerja atau saat istirahat.
Lalu, cobalah untuk memahami penggunaan dan alasan mengapa kita tak boleh menggunakannya.
Selain itu, kita harus menilai kemampuan atau pengelolaan diri.
Kemudian, atur waktu, kategori dan tentukan batasan saat mengonsumsi konten porno.
Terima dan belajarlah untuk menghadapi desakan ketika berusaha untuk mengurangi penggunaan pornografi.
Kita bisa melakukannya dengan memikirkan konsekuensi, atau mengalihkan pikiran dengan olahraga atau hobi lain.
Artikel ini telah tayang di https://lifestyle.kompas.com/read/2019/03/27/210000220/cermati-problem-kecanduan-pornografi-dan-sederet-risikonya?page=all#page2.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-pornografi-ist-via-tribunjogjacom.jpg)