Pembelajaran Daring Dikeluhkan Orang Tua karena Siswa Diwajibkan Punya HP, Ini Kata Kadisdik Badung

sistem pembelajaran jarak jauh ini dinilai membebani lantaran siswa diwajibkan memiliki handphone untuk mengakses pelajaran yang diberikan

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Kadisdikpora Badung I Ketut Widia Astika 

"Jangan sampai kita sudah tidak melakukan pembelajaran tatap muka untuk menghindari kerumunan, siswa malah berkumpul di balai banjar," tegasnya kembali.

Mantan Kepala SMKN 1 Kuta Selatan itu mengimbau agar protokol kesehatan new normal diterapkan oleh siswa yang memanfaatkan jaringan internet di banjar-banjar dalam pembelajaran daring

 "Kami harap orangtua siswa dan perangkat desa yang anak-anaknya memanfaatkan wifi gratis agar tetap menerapkan protokol kesehatan,"imbuhnya

Lanjut Widya Astika menegaskan untuk para guru maupun kepala sekolah agar benar-benar memperhitungkan proses belajar mengajar.

Sehingga orang tua dan siswa tidak terbebani, namun proses pembelajaran terus berlanjut.

"Lakukan upaya yang baguslah, untuk memberikan materi. Kita pahami semua sulit, namun jangan sampai semua ini menjadi masalah yang mengakibatkan siswa tidak fokus belajar," tungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved