Termasuk WTA Finals di Shenzhen, Seluruh Gelaran Turnamen Tenis Kelas Dunia di China Dibatalkan

Kami sangat kecewa karena turnamen kelas dunia di China batal digelar tahun ini

Editor: Kambali
AFP/NOEL CELIS
Daniil Medvedev dari Rusia bersalaman dengan Alexander Zverev dari Jerman setelah final Shanghai Masters pada 13 Oktober 2019. Tetapi seluruh turnamen tenis di China pada 2020 resmi dibatalkan, termasuk Shanghai Masters dan China Open. 

TRIBUN-BALI.COM - Seluruh turnamen tenis yang dijadwalkan berlangsung di China tahun 2020 ini resmi dibatalkan, demikian diumumkan ATP dan WTA, Jumat (24/07/2020).

Keputusan tersebut diambil setelah pemerintah China menyatakan tidak akan menggelar ajang olahraga internasional apapun sepanjang 2020 kecuali uji coba Olimpiade Musim Dingin 2022 Beijing.

"Kami sangat kecewa karena turnamen kelas dunia di China batal digelar tahun ini," kata CEO WTA Steve Simon, seperti dikutip AFP seperti dilansir Antara, Jumat (24/07/2020).

Legislator PKS Minta Pemerintah Hati-hati Uji Klinis Vaksin dari China, Ini Alasannya

"Meski begitu, kami tetap menghargai keputusan (pemerintah China) dan kami juga tidak sabar untuk kembali ke China secepat mungkin."

Pembatalan juga berlaku pada seluruh turnamen ATP, termasuk Shanghai Masters yang bergengsi dan China Open yang sedianya digelar di Beijing.

"Kami menghormati keputusan pemerintah China untuk melakukan yang terbaik bagi negara dalam menanggapi situasi global yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata CEO ATP Andrea Gaudenzi.

Petenis Nomor Satu Dunia Novak Djokovic Positif Corona setelah Bermain di Djokovic’s Adria Tour

WTA sebelumnya telah menjadwalkan setidaknya tujuh turnamen di China dalam kalender baru untuk sisa musim 2020, termasuk WTA Finals di Shenzhen yang dijadwalkan Oktober-September.

Kendati seluruh turnamen di China batal, masih ada tiga turnamen WTA lain yang akan digelar secara beruntun sebagai awalan untuk memulai kembali kompetisi tenis yang sempat terhenti sejak Maret.

Rangkaian turnamen WTA akan dibuka dengan Palermo Open pada 3 Agustus. Lalu, dilanjutkan dengan Prague Open dan Top Seed Open di Kentucky, AS, pada 10 Agustus.

Penggemar Tenis  Bayar Rp 1,26 Miliar untuk Bisa Kencan dengan Eugenie Bouchard

Sementara itu, ATP menyatakan awal pekan ini bahwa turnamen di Washington DC, yang akan menandai dimulainya kembali kompetisi tenis pria, juga telah dibatalkan.

Namun penyelenggara US Open, hingga kini masih bersikukuh tetap menggelar turnamen Grand Slam itu sesuai jadwal pada akhir Agustus. (*)

Aturan Baru di Lapangan Tenis, Pemain Tak Boleh Mandi dan Bola Dibedakan

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved