5 Cara Menyiapkan Dana Pendidikan Anak, Ini yang Harus Diperhatikan Orangtua
Bagaimana cara menyiapkan dana pendidikan anak untuk setahun ke depan?
TRIBUN-BALI.COM - Terkait pendidikan untuk anak, sekolah negeri masih menjadi favorit masyarakat Indonesia.
Namun, kenyataannya, tidak semua anak bisa lulus seleksi untuk melanjutkan pendidikan di sekolah negeri.
Sehingga, orangtua dihadapkan pada pilihan yang berat, antara menunda pendidikan anak hingga tahun ajaran berikutnya atau menyekolahkan anak di sekolah swasta.
Jika ingin melanjutkan pendidikan di sekolah swasta, tentunya dibutuhkan biaya yang tidak sedikit.
Sehingga, ada saja orangtua yang terpaksa harus berutang.
Bagaimana cara menyiapkan dana pendidikan anak untuk setahun ke depan?
Dalam laporan resminya, Rabu (29/7/2020), Krizia Maulana, Investment Specialist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) menyebut ada lima hal yang harus diperhatikan orangtua.
1. Siapkan sejak hari ini
Setiap tahun, inflasi atau kenaikan biaya pendidikan cukup tinggi.
Saat ini inflasi pendidikan ada di kisaran 15 persen per tahun.
"Dengan semakin menantangnya proses seleksi masuk sekolah negeri, orangtua sebaiknya harus benar-benar menyiapkan dana pendidikan anak mulai hari ini. Semakin ditunda, kemungkinan untuk memiliki dana pendidikan yang cukup juga akan semakin kecil," ujar Krizia.
Akibatnya, orangtua mungkin akan menyekolahkan anaknya dengan beban bunga utang yang cukup besar.
Padahal, setiap orangtua pasti sudah tahu rentang waktu yang dimilikinya, dari saat ini hingga waktu pendaftaran anaknya akan memasuki jenjang SD, SMP, SMA, hingga kuliah.
2. Berapa dana yang harus disisihkan setiap bulan?
Biaya masuk sekolah untuk tingkat SD hingga SMA beragam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-zodiak-mengatur-keuangan.jpg)