Breaking News:

Belajar dari Pandemi, 11 Tips Berinvestasi untuk Anak Muda

Menabung atau berinvestasi tak harus saat memasuki usia dewasa saja, berapapun usia Anda, ketika sudah mulai bekerja dan memiliki penghasilan, kelola

Ilustrasi/pixabay.com
Ilustrasi investasi keuangan 

"Banyak orang terlalu fokus pada saham ini atau saham itu, hingga melupakan eksposur mereka pada kelas aset penting, seperti ekuitas, properti, fixed income, hingga dana tunai," jelas dia.

Tinggal Hari Ini dan Besok, Promo JSM Indomaret, Minyak Goreng, Susu, Produk Kecantikan Turun Harga

Gaji ke-13 PNS/TNI Polri Cair Bulan Ini Agustus 2020, Ini Besarannya

5. Perhatikan biaya

"Meskipun sangat sulit untuk menjamin berapa banyak imbal hasil yang bisa Anda peroleh dalam portofolio investasi, satu hal yang bisa dikendalikan adalah biaya," ungkap pakar di Syfe.

Menurutnya, Anda harus menghindari layanan atau produk investasi berbiaya tinggi.

Sebab, produk ini tampak terjangkau di awal, namun sebenarnya membuat biaya menjadi besar seiring berjalan waktu.

"Sebaliknya, pilihlah solusi berbiaya rendah untuk memaksimalkan dampak imbal hasil (investasi) dalam jangka panjang," tuturnya. 

6. Patuhi toleransi risiko

"Dalam hal risiko, aturan yang baik adalah Anda jangan sampai tidak bisa tidur gara-gara keputusan investasi Anda.

Setiap individu memiliki risiko masing-masing dan penting bagi Anda untuk mempunyai portfolio (investasi) yang sesuai dengan toleransi risiko Anda," terang pakar dari Syfe.

Dengan mematuhi toleransi risiko, maka Anda dapat memastikan diri untuk tetap tenang selama periode yang kurang menguntungkan.

Kekeyi Dikelilingi Tim Medis, Ternyata Kakinya Terinjak Sapi Lebih Baik Sakit Hati Karena Mantan

Buka Pariwisata Untuk Wisdom Mulai 31 Juli 2020, Bali Fokus Kembalikan Kepercayaan Wisatawan

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved