Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Serba Serbi

Purnama Karo, Saat Purnama Disebut Hari Baik untuk Berdana Punia, Kenapa?

Hari ini, Senin (3/8/2020) merupakan Purnama Karo. Purnama ini jatuh pada bulan kedua dalam sistem kalender Bali.

Tribun Bali/Rizal Fanany
Foto ilustrasi sembahyang - Sejumlah Guru dan siswa menggelar persembahyangan Saraswati dengan menerapkan protokol kesehatan di Halaman Sekolah SMK Prada, Badung, Sabtu (4/7/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Hari ini, Senin (3/8/2020) merupakan Purnama Karo.

Purnama ini jatuh pada bulan kedua dalam sistem kalender Bali.

Hari Raya Purnama ini diperingati sebulan sekali yaitu saat bulan penuh atau sukla paksa.

Dalam lontar Sundarigama dikatakan bahwa Purnama merupakan payogan Sang Hyang Candra.

Polisi Tangkap YouTuber Edo Putra Terkait Video Prank Daging Kurban Isi Sampah, Begini Kata Pamannya

Kisah Ketegaran Suami di Aceh 2 Tahun Rawat Istri Menderita Tumor Otak, Pon: Jangan Menyerah

Ramalan Zodiak Cinta 3 Agustus 2020, Leo Buang Semua Pikiran Buruk, Bagaimana dengan Zodiakmu ?

Terkait purnama ini disebutkan:

Mwah hana pareresiknira sang hyang rwa bhineda, makadi sang hyang surya candra, yatika nengken purnama mwang tilem, ring purnama sang hyang ulan mayoga, yan ring tilem sang hyang surya mayoga.

Artinya:

Ada lagi hari penyucian diri bagi Dewa Matahari dan Dewa Bulan yang juga disebut Sang Hyang Rwa Bhineda, yaitu saat tilem dan purnama.

Saat purnama adalah payogan Sang Hyang Wulan (Candra), sedangkan saat tilem Sang Hyang Surya yang beryoga.

Lebih lanjut dalam lontar Sundarigama disebutkan:

Samana ika sang purohita, tkeng janma pada sakawanganya, wnang mahening ajnana, aturakna wangi-wangi, canang nyasa maring sarwa dewa, pamalakunya, ring sanggat parhyangan, laju matirta gocara, puspa wangi.

Purnama juga merupakan hari penyucian diri lahir batin.

Oleh karena itu semua orang wajib melakukan penyucian diri secara lahir batin dengan mempersembahkan sesajen berupa canang wangi-wangi, canang yasa kepada para dewa, dan pemujaan dilakukan di Sanggah dan Parahyangan, yang kemudian dilanjutkan dengan memohon air suci.

Selain itu Purnama juga merupakan hari baik untuk melakukan dana punia.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved