Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Corona di Indonesia

Siswa SD di Tegal Ini Sempat Belajar di Sekolah, Terkonfirmasi Positif Covid-19

Siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah tersebut sempat mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka sebelumnya.

Pixabay
Ilustrasi Covid-19 

TRIBUN-BALI.COM - Kakek positif Covid-19, cucunya yang masih SD juga terkonfirmasi positif Covid-19.

Siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah tersebut sempat mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka sebelumnya.

Ia tidak mengeluh gejala klinis.

Saat ini menjalani isolasi mandiri di kediaman orang tuanya di Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal.

Siswa itu diduga tertular dari kakeknya yang pasien positif Covid-19.

Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal dr. Joko Wantoro mengatakan, kakek siswa SD tersebut masih dirawat di RS Dr. Soeselo Slawi.

7 Desa dan Kelurahan di Denpasar Nol Kasus Positif Covid-19

"Kakeknya sebelumnya pulang dari Jakarta sebagai sopir bajaj," kata Joko, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (4/8/2020).

Joko mengatakan, siswa itu sempat mengikuti KBM tatap muka di sekolah termasuk madrasah beberapa hari sebelum diperiksa.

Saat hasil swab menyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, selanjutnya diminta isolasi mandiri di rumah sejak pekan lalu.

Siswa sebelumnya tak mengeluh gejala klinis atau dalam keadaan sehat.

Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Tegal kemudian menelusuri kontak eratnya, baik itu teman sekelasnya, termasuk para guru.

Sementara kedua orang tuanya dinyatakan negatif Covid-19.

"Semua kontak eratnya kita swab. Tapi sampai hari ini hasilnya belum keluar," terang Joko.

Joko mengatakan, saat ini petugas medis masih memantau kondisi kesehatan siswa itu hingga 10 hari ke depan setelah diperiksa swab tenggorokannya.

Karena tak mengalami gejala sakit, tidak akan dilakukan swab ulang.

"Sekarang prosedur atau pedomannya kalau sudah 10 hari sejak dinyatakan positif namun tanpa gejala itu sudah bebas pantauan, artinya sudah bebas penularan. Jadi sekarang tidak ada istilah swab evaluasi. Swab hanya untuk diagnosis pertama saja," pungkasnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved