Rumah Makan Waroeng D'Abing Beri Wifi Gratis bagi Siswa yang Belajar Online
Akibat pandemi Covid-19, pembelajaran pun dilakukan dengan sistem jarak jauh menggunakan sistem online atau daring.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Akibat pandemi Covid-19, pembelajaran pun dilakukan dengan sistem jarak jauh menggunakan sistem online atau daring.
Dengan diterapkannya pembelajaran online ini, banyak orang tua siswa yang mengeluh karena harus mengeluarkan uang tambahan untuk membeli kuota internet.
Selain itu, juga harus mendampingi anaknya dalam proses pembelajaran.
Bahkan adapula orang tua siswa yang mengeluh di media sosial.
Oleh karena itu, I Putu Suamerta yang merupakan pemilik rumah makan Waroeng D'Abing yang beralamat di Banjar Sema, Desa Bitera, Gianyar, Bali memberikan fasilitas wifi gratis untuk siswa belajar.
"Ini kan mulai dari ada orang tua yang mengeluh, termasuk di media sosial terkait pembelajaran online karena mengeluarkan kuota. Akhirnya muncullah ide ini untuk memanfaatkan wifi di sini untuk membantu siswa belajar," katanya.
• Jadwal Belajar dari Rumah Sabtu 8 Agustus 2020, Ada Tayangan Netflix Chasing Coral
• Kecelakaan Tunggal, Pria Paruh Baya Ditemukan Tak Bernyawa di Padang Sambian Denpasar
• Update Covid-19 di Bali - Sembuh Bertambah 12 Orang, Kasus Positif Bertambah 10 Orang
Untuk fasilitas wifi gratis ini mulai dibuka tanggal 31 Juli 2020 lalu, akan tetapi beberapa siswa baru mulai memanfaatkannya tanggal 3 Agustus 2020.
"Beberapa orang sempat juga saya jemput, kalau tidak jemput mereka masih malu-malu datang ke sini," kata Suamerta.
Untuk memberikan fasilitas wifi ini, ia membuka rumah makannya pukul 08.00 Wita.
Namun siswa baru datang pukul 08.30 Wita.
Siswa yang datang ini belajar menggunakan meja yang biasa digunakan tamu untuk menikmati hidangannya.
Mereka belajar berkelompok, ada yang membuat tugas, membaca, ada pula yang mengerjakannya langsung di handphone.
Yang memanfaatkan fasilitas wifi ini kebanyakan merupakan siswa SD dan SMP.
• Anda Lahir Sabtu Umanis Tolu? Cek Nasib dan Kehidupan Anda di Sini
• 22 Negara Kirim Bantuan untuk Lebanon setelah Ledakan Dahsyat di Beirut, AS Bantu 17 Juta Dolar AS
• Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19 Menepis Kesalahpahaman Mengenai Thermo Gun
Namun ada juga siswa SMA yang datang untuk mengirim tugas.
"Kalau pagi kebanyakan siswa SD dan SMP. Kalau sore baru ada siswa SMA yang datang ke sini untuk mengirim tugas. Tapi kebanyakan mereka masih malu-malu datang ke sini," imbuhnya.
Bahkan Suamerta meminta agar siswa yang datang mengajak siswa lainnya untuk ikut belajar di tempat ini.
Ia pun mengatakan akan tetap memberikan akses wifi gratis ini kepada siswa hingga proses pembelajaran di sekolah kembali normal seperti biasa.
Dalam sehari ia mengaku paling banyak ada 12 orang siswa yang datang memanfaatkan wifi miliknya.
"Sehari tidak sih lebih dari 20 orang. Kemarin sempat 12 orang. Tapi saya tetap meminta mereka untuk mengajak siswa lainnya belajar di sini.
Tempat belajar di sini pun sangat nyaman karena suasananya hijau dan berada di pinggir sungai.
Bahkan di sekitar tempat siswa belajar juga ada kolam ikan dan lokasinya agak jauh dari jalan raya sehingga tidak terganggu oleh suara kendaraan.
• Fabio Quartararo Tercepat, Ini Hasil FP2 MotoGP Republik Ceska 2020
• Prediksi Line-up Juventus vs Lyon Babak 16 Besar Liga Champions, Kickoff Pukul 02.00 WIB
Salah seorang siswa yang memanfaatkan layanan wifi gratis ini, Pande Komang Bela Sri Astarini, yang kini duduk di kelas V di SDN 1 Bitera mengatakan dengan belajar di tempat ini menjadi lebih nyaman.
"Di rumah ada kuota internet, tapi bosan. Di sini seru karena dapat bertemu teman-teman," katanya.
Walaupun demikian, dirinya tetap merindukan masa-masa sekolah saat sebelum pandemi Covid-19.
Dengan belajar online ini, dirinya mengaku agak kesulitan dalam mengerti materi pelajaran.
"Kalau belajar di sekolah kan langsung gurunya jelasin jadinya bisa bertanya langsung kalau tidak mengerti dan dibimbing langsung," katanya.
Ia berharap sekolah bisa kembali dibuka seperti biasa dan dapat belajar di sekolah seperti biasa dan kembali bertemu teman-temannya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/siswa-belajar-di-waroeang-dabing-manfaatkan-akses-wifi-gratis.jpg)