Dua Nelayan di Kedonganan Terhempas Ombak, Satu Dinyatakan Hilang
"Benar, ada dua nelayan yang terhempas ombak di Perairan Kedonganan. Tapi satu orang dinyatakan hilang," ujar Kepala Kantor Basarnas Bali
Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan
TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Seorang nelayan di Kuta Selatan, Badung, Bali pada Minggu (9/8/2020) hilang di Perairan Pantai Kedonganan.
Hal itu berdasarkan informasi yang Tribun Bali terima dari Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali).
Gede Darmada selaku Kepala Kantor Basarnas Bali membenarkan kejadian tersebut.
"Benar, ada dua nelayan yang terhempas ombak di Perairan Kedonganan. Tapi satu orang dinyatakan hilang," ujarnya.
"Petugas siaga kita terima informasinya pada hari ini sekitar pukul 08.45 wita dari Pos Polair Kedonganan, diperkirakan kejadian terjadi sekitar pukul 04.00 wita," lanjut Gede Darmada.
• Siswa SDN 3 Bajera Sepakat Di-regrouping, SDN 1 Babahan yang Roboh Sudah Mulai Perbaikan
• Semua Pemain Bali United Serius Jalani Latihan di Tengah Pandemi Covid-19
• Berkiprah Sejak Tahun 1955, Seniman Arja I Made Gari Turut Meriahkan Makedekan Ajak Clekontong Mas
Singkat kejadian, kedua nelayan yang diketahui bernama Atoh (36) dan Hengel saat itu hendak kembali ke daratan.
Namun sekitar 100 meter dari arah barat atau di sekitar ujung landasan Bandara Ngurah Rai, tiba-tiba ombak tinggi datang.
Kedua nelayan asal Segara Madu, Kedonganan, Kuta Selatan itu pun terhempas hingga terbalik.
Dari dua nelayan tersebut, Atoh berhasil selamat dari ombak besar tersebut sedangkan Hengel hilang tergulung ombak.
"Berdasarkan keterangan Pos Polair Kedonganan, kedua nelayan tersebut mau balik ke darat, tapi terhampas ombak besar," terangnya.
Sementara itu, pada pukul 09.00 wita Tim Rescue dari Basarnas Bali sebanyak tujuh orang berangkat ke lokasi kejadian untuk mencari nelayan tersebut.
• Wifi Bisa Langsung Digunakan di Rumah, Banjar di Badung Diminta Kreatif Manfaatkan Internet Gratis
• Hilang Penglihatan, Terpidana Mati Asal Malaysia Meninggal, Tak Akui Barang di Koper Suami
• Jadwal LIVE Streaming MotoGP Ceko 2020 di Sirkuit Brno, Live TRANS7 Sore Ini, Rossi di Urutan Ke-10
"Sekitar pukul 09.00 wita, tim ke lokasi untuk melakukan pencarian menggunakan dua unit jetsky. Tim menyisir di seputaran lokasi kejadian," tambah Gede Darmada.
Saat pencarian, tim rescue laut menemukan jukung korban dalam posisi terombang-ambing terbawa ombak di tengah laut kurang lebih sekitar pukul 09.30 wita.
Temukan jukung tersebut, berjarak kurang lebih 100 meter dari daratan yang ditemukan oleh Tim Rescue Basarnas Bali.
Di mana pencarian ini, melibatkan Polair dari Pos Kedonganan, Pos TNI AL Kedonganan dan nelayan setempat.
Selain itu, hingga sore ini tim masih belum menemukan nelayan yang hilang tersebut. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/tim-rescue-dari-basarnas-bali-melakukan-pencarian-nelayan-di-perairan-kedonganan.jpg)