Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Angkasa Pura Airports Lakukan Pengembangan 4 Bandara

Angkasa Pura Airports Lakukan Pengembangan 4 Bandara, Lombok Praya Salah Satunya Untuk Fasilitasi Gelaran MotoGP 2021

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Foto Doc. Signage Lombok International Airport yang masuk dalam pembangunan dan pengembangan Angkasa Pura Airports 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Angkasa Pura Airports senantiasa mendukung potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui perwujudan konektivitas udara yang dapat dicapai dengan melakukan percepatan pembangunan dan pengembangan bandara.

Sejak 2018, terdapat 4 pembangunan dan pengembangan bandara yang selesai dilakukan Angkasa Pura Airports.

Dua diantaranya telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.

Ke-empat bandara tersebut yaitu Terminal Baru Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada 7 Juni 2018.

Diatmika-Muntra Temui Petinggi Gerindra Bali, Gus Sukarta: Saya Melihat Ada Keseriusan

Perkuat UMKM, 3.300 Peserta UMKM Ikuti Pelatihan PLN

5 Zodiak Ini Suka Mencampuradukkan Bisnis dengan Kesenangan, Aquarius Berubah Sepanjang Waktu

Terminal Baru Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada 18 Desember 2019, Perluasan Terminal dan Kerata Api Bandara Adi Soemarmo Solo yang diresmikan oleh Menteri Perhubungan pada 29 Desember 2019.

Dan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo yang selesai dibangun 100 Persen pada Maret 2020.

"Kontribusi positif Angkasa Pura Airports terhadap pertumbuhan ekonomi nasional terus meningkat dari tahun ke tahun yang dapat dilihat dari bertambahnya kapasitas bandara-bandara kelolaan melalui pembangunan bandara baru dan pengembangan bandara eksisting, kontribusi terhadap perekonomian daerah, dan perwujudan konektivitas udara di wilayah tengah dan timur Indonesia," kata Direktur Utama Angkasa Pura Airports Faik Fahmi, Selasa (11/8/2020).

Menurutnya tentunya capaian di bidang ekonomi ini terus kami kembangkan dengan berpegang pada prinsip triple bottom line ekonomi, lingkungan, dan sosial.

"Hal ini dilakukan semata sebagai upaya #BUMNUntukKemajuanBangsa #BUMNUntuk75Tahun," ujarnya.

Dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, Angkasa Pura Airports mengemban tugas dan amanah dari negara melalui multiperan yaitu sebagai korporasi negara, sebagai penyedia infrastruktur, sebagai agen pembangunan, dan penunjang ketahanan NKRI, serta penunjang bantuan tanggap darurat.

Sebagai korporasi negara, Angkasa Pura Airports memberi keuntungan dan dividen melalui jasa pengelolaan bandara.

Sejak 2014 hingga 2018, pertumbuhan pendapatan rata-rata tahunan (compound annual growth rate) mencapai 16,4 persen dengan rincian pendapatan pada 2014 sebesar Rp4,8 triliun; pada 2015 sebesar Rp5,5 triliun; pada 2016 sebesar Rp6,3 triliun; pada 2017 sebesar Rp7,5 triliun; dan pada 2018 sebesar Rp8,9 triliun.

Sedangkan pertumbuhan profit rata-rata (CAGR) pada periode tersebut mencapai 19,2 persen dengan rincian profit yaitu pada 2014 sebesar Rp 934 miliar; pada 2015 sebesar Rp 842 miliar; pada 2016 sebesar Rp 1,1 triliun; pada 2017 sebesar Rp 1,4 triliun, dan pada 2018 sebesar Rp 2 triliun.

Sebagai penyedia infrastruktur negara, Angkasa Pura Airports menyediakan infrastruktur transportasi udara yang berperan dalam pengembangan konektivitas wilayah tengah dan timur Indonesia.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved