Bali United
Target IBL 2021, Kian Tepat Jika Bali United Bertemu Legenda Pebasket Bali
Tim Bali United telah mempersiapkan segalanya di Bali, mulai dari home base latihan dan pertandingan IBL di Kota Denpasar
Penulis: Marianus Seran | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM- Manajemen Bali United membawa angin segar bagi pecinta cabang olahraga basket di Bali dan nasional setelah mengajukan diri sebagai salah satu peserta Indonesian Basketball League (IBL) 2021.
Meski masih dalam tahap verifikasi menjadi peserta, tim Bali United telah mempersiapkan segalanya di Bali, mulai dari home base latihan dan pertandingan IBL di Kota Denpasar, rekrutan pemain, dan persiapan lainnya.
Sejumlah mantan pebasket profesional asal Bali yang pernah tampil di IBL, berharap bisa memberi masukan kepada manajemen Bali United, agar tim ini bisa memakai potensi lokal Bali dan berkontribusi untuk basket Bali.
Karena pada era 1990- 2000, kurang lebih ada 12 putra lokal Bali yang tampil membela beberapa klub profesional di Liga.
Seperti nama besar Cokorda Raka atau akrab disapa Wiwin yang malang melintang diperbasketan nasional dengan segudang prestasinya baik saat masih aktif bermain untuk Aspac Jakarta maupun saat meraih gelar juara IBL bersama tim Satria Muda.
Selain itu, ada nama besar lainnya, Tri Adyadi, Putu Donnie Hermawan (Pelita Jaya dan Pasific Ceasar Surabaya), Suwandi Menara, Putra Negara, Nyoman Indrawan, IGN Rusta Wijaya (Pelita Jaya) dan masih banyak putra lokal Bali lainnya.
Manajemen Bali United perlu bertukar pikiran dengan para legenda basket Bali ini agar pengembangan basket profesional dan pembinaan agar bisa berjalan seiring di Bali.
Mereka juga siap memberikan masukan positif kepada manajemen demi kebangkitan basket Bali.
Satu diantara para mantan pemain ini, Putu Donnie Hermawan ketika dikonfirmasi mengaku siap berdiskusi dengan manajemen Bali United.
"Pebasket lama siap kasih masukan buat Bali United tim. Ada legenda sepetti Cok Raka, Tri Adjana dan para mantan pemain basket profesional 1990 dengan 2000," ujar Donnie.
Saat ini, para mantan pemain ini sebagian tetap telah menekuni aktivitas pelatih basket di Denpasar. Seperti Rusta Wijaya menjadi pelatih tim basket putra PON Bali yang berhasil membawa tim ini lolos PON XX Papua tahun 2020.
Cok Raka meski menjalani tugas sebagai ASN di Dispora Bali, ia tetap menjalankan tugas membina pemain muda dan rutin gelar turnamen basket di Bali.
Sementara itu, Putu Donnie, menjabat sebagai Ketua Harian Perbasi Denpasar, Manager tim putra PON Bali dan GM Elite Basketball Academy di Teuku Umar Barat Denpasar.
"Sesungguhnya ini kabar gembira bagi basket Bali. Terima kasih bagi Bali united punya ide ini. stakeholder basket dan BU bisa sinergi membangun basket Bali," kata Donnie.
Pemain PON Bali Potensi Perkuat Tim Bali United
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/target-ibl-2021-bali-united-temui-legenda-pebasket-bali-putu-donnie.jpg)