Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Menikmati Bunga Anggrek di Tengah Kota Denpasar

Saat ini Srilaba bersama timnya mengelompokkan jenis-jenis anggrek yang akan dijadikan spot foto sekaligus memberikan kenyamanan bagi pengunjung.

Penulis: Rizal Fanany | Editor: Eviera Paramita Sandi
Tribun Bali/Rizal Fanany
Pengunjung menikmati berbagai jenis bunga anggrek di tempat wisata Duta Orchid Garden, Denpasar, Jumat (21/8/2020). (Tribun Bali/Rizal Fanany) 

TRIBUN-BALI.COM - Jika Anda penggemar bunga anggrek, datanglah ke tempat wisata Duta Orchid Garden Denpasar.

Aneka jenis angrek yang indah akan memanjakan mata, DUTA Orchid Garden Denpasar menyajikan keindahan ratusan jenis anggrek serta tanaman hias.

Sejauh mata memandang tampak hamparan hijau dan warna warni tanaman hias yang menyejukkan hati.

Owner Duta Orchid Garden Ni Wayan Srilaba mengatakan kebun anggreknya di atas lahan seluas 1 hektare itu dibuat untuk tempat wisata sekaligus edukasi bagi masyarakat tentang tanaman anggrek.

"Misi kita membangun ini memang untuk kunjungan wisata dan tempat edukasi," katanya kepada Tribun Bali, Jumat (21/8/2020).

Ratusan jenis bunga anggrek yang menghiasi taman di Duta Orchid Garden merupakan milik Ni Wayan Srilaba.

"Bunga saya ambil dari kebun sendiri. Saya punya kebun di Karangasem dan Plaga." ujarnya.

Sebelum diubah menjadi kebun, lokasi tersebut merupakan tempat penjualan dekorasi anggrek untuk kebutuhan instansi pemerintahan, hotel, bandara hingga pribadi.

"Dulu hanya jual dekorasi anggrek untuk hiasan di bandara, hotel-hotel,perkantoran dan pribadi. Sebelumnya di sini saya juga punya semacam toko di jalan Hang Tuah," ungkapnya.

Menurut Ni Wayan Srilaba, kebun anggrek ini mulai dibuka pada bulan Agustus tahun lalu. Namun, ditutup lagi ketika pandemi Covid-19 mulai mewabah di Indonesia.

"Kita mulai buka pada Agustus tahun lalu, lumayan juga antusias pengunjung terutama tamu asing. Nah karena pandemi ini kita tutup dulu hingga diberlakukannya new normal di Bali akhirnya kita buka lagi," katanya.

Saat ini Srilaba bersama timnya mengelompokkan jenis-jenis anggrek yang akan dijadikan spot foto sekaligus memberikan kenyamanan bagi pengunjung.

"Di sini banyak jenis anggrek seperti anggrek bulan, anggrek spesies juga ada. Kita masih mau mengelompokkan untuk ditempatkan di satu spot yang cocok agar pengunjung bisa menikmati anggrek sambil berfoto," jelasnya.

Dia mengaku harga anggrek yang ia jual tergantung keunikan, umur tanaman dan dekorasi. Mulai dari paling murah Rp 200 ribu hingga jutaan rupiah.

Dia berharap pada masa new normal ini masyarakat bisa menikmati kebun anggrek di tengah kota Denpasar itu yang menghadirkan suasana sejuk dan memanjakan mata.

"Rencananya beberapa bulan ke depan kita opening seremoni. Berharap masyarakat semakin antusias berkunjung dan menikmati kebun anggrek di tengah kota," demikian Ni Wayan Srilaba. (rizal fanany)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved