Empat Kejadian Orang Tenggelam Selama 2020 di Jembrana
Sepanjang 2020 ini, sudah ada empat kejadian orang tenggelam di Jembrana
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Irma Budiarti
TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Beberapa hari lalu, seorang bocah berusia 11 tahun diketahui tenggelam terseret ombak di Pantai Air Kuning, Kecamatan Jembrana, Bali.
Aldi Yahya warga Desa Air Kuning ditemukan meninggal, Sabtu (22/8/2020) pagi hari, oleh seorang nelayan yang hendak melaut mencari ikan.
Dari kejadian terakhir yang menimpa Aldi itu, sepanjang 2020 ini, sudah ada empat kejadian orang tenggelam di Jembrana.
Tiga kejadian di laut dan satu kejadian di Bendungan Palasari.
Kepala Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, I Komang Sudiarsa menyatakan, selama 2020 ada sekitar empat kejadian orang tenggelam.
Tiga kejadian di laut, yaitu ketika warga mancing, berenang, dan nelayan yang manangkap ikan.
Satu lainnya terjadi di Bendungan Palasari.
Kejadian-kejadian tenggelam, rata-rata dikarenakan kurangnya kehati-hatian ketika berenang atau memancing.
"Rata-rata setiap tahun itu ada sekitar 8 kejadian. Kalau sepanjang 2020 ini, sepengetahuan dan catatan kami, ada empat kejadian," ucap Sudiarsa melalui pesan singkatnya, Minggu (23/8/2020).
Sejauh ini, pihaknya pun sudah berupaya melakukan edukasi terhadap masyarakat, terutama ketika hendak berenang di laut.
Banyaknya kejadian orang tenggelam di laut lepas terjadi karena ketidaktahuan warga tentang karakter ombak di pantai Jembrana.
Sedangkan di Bendungan Palasari itu, menjadi kejadian berbeda, karena arus bawah bendungan ternyata cukup deras.
"Ya memang kami selalu edukasi tentang bagaimana kita harus mengetahui arus air laut kembali atau hindari sawangan atau muara," paparnya.
Menurut Sudiarsa, untuk kewaspadaan aktivitas di laut, yang perlu dipelajari warga Jemrbana, ialah pertama, mendengarkan atau mengakses imbauan dari BMKG tentang prakiraan cuaca dan gelombang.
Kemudian yang terpenting ialah ketika hendak mandi di pantai hindari sawangan atau muara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-tenggelam-terseret-arus-banjir_dwis.jpg)