Breaking News:

IHSG Menguat Tipis Setelah Libur Panjang, Ini Saham-saham yang Dikoleksi Asing

IHSG ditopang kenaikan sektor konstruksi yang menguat 1,39%, sektor keuangan menguat 0,48% dan sektor aneka industri menguat 0,13%.

(KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)
Ilustrasi - Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis 0,08% atau 4,23 poin ke level 5.277,04 pada perdagangan Senin (24/8/2020).

Saham BBRI masih jadi primadona asing.

Mengutip data RTI, IHSG ditopang kenaikan sektor konstruksi yang menguat 1,39%, sektor keuangan menguat 0,48% dan sektor aneka industri menguat 0,13%.

Sementara itu, sektor perkebunan tercatat paling memberatkan IHSG karena turun 1,17%, disusul sektor industri dasar melemah 0,61% dan sektor tambang turun 0,49%.

Saham-saham Ini Valuasinya Dinilai Masih Murah Ditengah Pertumbuhan Positif IHSG

Sebanyak 228 saham menguat dan 211 saham turun serta 156 saham lainnya ditutup flat.

Total volume perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini mencapai 15,63 miliar dengan nilai transaksi Rp 9,23 triliun dan frekuensi perdagnagan 798.072 kali.

Investor asing paling banyak mencatat net buy terhadap saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp 151,3 miliar.

IHSG Jadi Indeks Terburuk Ketiga di Asia Pasifik, Anjlok 20,5% Sejak Awal Tahun

Kabar Baik, IHSG Dibuka Menguat 1,27% ke 5.010 pada Awal Perdagangan Hari Ini

Saham BBRI pun ditutup menguat 2,25% ke Rp 3.640 per saham.

Sepanjang perdagangan, total volume transaksi saham BBRI mencapai 216 juta dengan nilai transaksi Rp 777,8 miliar.

Asing juga mengoleksi saham  PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Rp 20,4 miliar.

Halaman
12
Editor: Kambali
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved