Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Tidak Hanya Berdampak Negatif, Ini 3 Manfaat Positif dari Stres

Stres ringan dan mudah ditangani, seperti eustress, ternyata dapat membantu melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif, yang terkait dengan penuaan

Gambar oleh Mark Mook dari Pixabay
Foto ilustrasi seorang wanita yang sedang stres 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Tribunners, apa Anda pernah merasakan stres ?

Stres dapat disebabkan oleh beragam hal.

Seperti pekerjaan hingga tugas-tugas di sekolah.

Biasanya orang yang mengalami stres akan merasakan bad mood.

Robert Lewandowski Gagal Sentuh Rekor Ronaldo dan Bayern Muenchen Susul Barcelona 2 Kali Treble

Robert Lewandowski Gagal Sentuh Rekor Ronaldo dan Bayern Muenchen Susul Barcelona 2 Kali Treble

Waspada, Ini Bahaya Mengendarai Sepeda Motor Sambil Merokok

Jika tidak di tangani segera, stres dapat menyebakan dampak buruk pada kesehatan.

Membahas soal stres, menurut Kathleen Gunthert, profesor psikologi dari American University, stres bisa terjadi ketika seseorang merasakan ketidakseimbangan pada tantangan dan sumber daya yang dimiliki untuk mengatasinya.

Fyi, stres ternyata terbagi dalam dua jenis, yaitu distress yang mengacu pada stres negatif.

Lalu ada juga eustress yang mengacu pada stres positif, misalnya memulai masa jadi mahasiswa baru atau ketika memulai pekerjaan baru.

Berkaitan dengan hal itu, stres ternyata enggak hanya punya dampak buruk bagi kita, tapi stres juga memberi beberapa manfaat positif, lho!

Dilansir dari nationalgeographic.grid.id, sebuah studi yang dipublikasikan pada Psychoneuroendocrinology, menyatakan bahwa stres ringan dan mudah ditangani, seperti eustress, ternyata dapat membantu melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif, yang terkait dengan penuaan dan penyakit.

Bukan hanya berdampak negatif, stres juga punya manfaat positif bagi kita, girls. Yuk, simak ulasan manfaat positif dari stres berikut ini!

1. Bantu tingkatkan motivasi

Saat stres berat membuat kita enggak semangat dan lelah, maka stres ringan justru bisa memotivasi hidup.

Misalnya, kita mengalami stres karena deadline.

Hal itu sebenarnya membantu kita buat lebih fokus dan termotivasi menyelesaikan pekerjaan dengan cepat karena diburu waktu.

2. Bantu membangun diri

Stres memang memaksa kita untuk menyelesaikan masalah.

Pada akhirnya, stres menambah kemampuan dan membangun kepercayaan diri yang berguna di masa depan.

"Dengan peningkatan ketahanan dan kepercayaan diri, seseorang cenderung merasa lebih aman dan mampu mengendalikan situasi mereka," kata Peter Vitaliano, profesor ilmu psikiatri dan perilaku di School of Medicine University of Washington, dilansir dari nationalgeographic.grid.id.

Dengan memanfaatkan rasa untuk menghadapi tantangan dan rasa takut, membantu kita lebih mudah untuk mengatasi masalah dibanding menghindari masalah tersebut.

Ketika berhasil menghadapi sebuah ketakutan, kita jadi lebih mudah untuk menanganinya ketika kembali ada di situasi yang mirip.

3. Memperkuat ikatan

Terakhir, salah satu manfaat positif stres yang tidak diduga adalah membantu kita membangun hubungan intrapersonal yang jadi salah satu kunci bagi kesehatan.

"Hubungan sosial merupakan salah satu faktor protektif melawan masalah fisik dan mental," kata Gunthert.

Contohnya saja, ketika kita merasa dicintai dan dipahami oleh orang lain, kita enggak merasa terisolasi dan sendiri.

Membuka diri dan mau berbagai cerita tentang stres yang dialami, membuat diri kita merasa lebih baik.

Kita pun jadi merasa terhubung dengan orang yang mengalami hal serupa dan tentunya saling menguatkan.

Ikatan yang kuat membuat kita mampu mereduksi dampak negatif stres dan membuat kita menajdi pribadi yang lebih positif dan tidak terpuruk.(*).

Artikel ini telah tayang di https://nationalgeographic.grid.id/read/131944257/tidak-selalu-merugikan-stres-ternyata-juga-ada-manfaatnya?page=1

Sumber: Grid.ID
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved