Breaking News:

Berawal Lampu Padam, Selanjutnya Ketut Kariasa Kaget Lihat Kobaran Api Membakar Dapur Rumahnya

peristiwa kebakaran terjadi di Banjar Sabang, Desa Belantih, Kintamani. Kejadian diketahui pada hari Selasa (25/8/2020), saat I Ketut Kariasa

Istimewa
Polisi ketika melakukan olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi di kediaman I Ketut Kariasa. Rabu (26/8/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Terbangun karena lampu padam, Ketut Kariasa justru mendapati peristiwa kebakaran di rumahnya.

Musibah tersebut menyebabkan kerugian materiil hingga ratusan juta rupiah.

Informasi yang dihimpun, peristiwa kebakaran terjadi di Banjar Sabang, Desa Belantih, Kintamani. Kejadian diketahui pada hari Selasa (25/8/2020), saat I Ketut Kariasa terbangun dari tidurnya pukul 23.30 wita lantaran lampu rumah padam.

Pria 38 tahun itu segera keluar rumah untuk  mengecek apa yang terjadi.

Dua Jenderal Polisi Akui Terima Uang untuk Hapus Red Notice Djoko Tjandra, Tapi Napoleon Tak Ditahan

Rencana Pembukaan Bioskop di Masa Pandemi,Satgas Penanganan Covid-19 Rekomendasikan Beberapa Hal Ini

Geliat Zine di Denpasar, Jadi Media Pergerakan Maupun Alat untuk Mengekspresikan Diri

Namun ia justru mendapati kobaran si jago merah, telah melalap bagian dapur rumah dan menjalar ke bangunan utama.

 Melihat hal tersebut Kariasa segera membangunkan keluarganya untuk bergegas keluar rumah.

Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi saat dikonfirmasi Rabu (26/8/2020) menjelaskan, pemilik rumah dan keluarga sejatinya telah berupaya memadamkan api dengan alat seadanya.

 Kendati demikian upaya tersebut tidak banyak membuahkan hasil, sebab kobaran api telah membesar dan angin bertiup kencang.

"Musibah kebakaran itu mengakibatkan dapur serta rumah ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun demikian musibah kebakaran menyebabkan korban mengalami kerugian hingga Rp. 150 juta," ujarnya.

Kejadian tersebut telah dilaporkan ke Polsek Kintamani keesokan harinya.

Polisi juga telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan sejumlah saksi dan melakukan olah TKP.

"Berdasarkan hasil olah TKP, diduga penyebab kebakaran akibat konsleting listrik," tandas AKP Sulhadi. (*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved