Corona di Bali

Update Covid-19: 600 Orang Masih dalam Perawatan di Bali - Indonesia Cetak Rekor 3.308 Kasus Positif

Pasien dalam perawatan (kasus aktif) Covid-19 di Bali kini berjumlah 600 orang. Secara nasional, penambahan pasien Covid-19 masih tinggi.

Penulis: Widyartha Suryawan | Editor: Ady Sucipto
Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilustrasi - Update Covid-19. 

TRIBUN-BALI.COM - Jumlah kumulatif pasien positif Covid-19 di Bali telah mendekati angka 5 ribu kasus.

Berdasarkan data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, hingga Sabtu (29/8/2020) jumlah kumulatif kasus positif Covid-19 di Bali sudah mencapai 4.989 kasus.

Jumlah tersebut setelah ada penambahan sebanyak 88 kasus positif (transmisi lokal) pada Sabtu (29/8/2020).

Angka positif Covid-19 di Bali masih didominasi oleh kasus yang penularannya melalui transmisi lokal, yakni sebesar 91,94 persen.

Selain masih bertambahnya kasus positif Covid-19, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali juga mencatat kasus meninggal bertambah 2 orang.

Sehingga, jumlah kumulatif pasien meninggal terkait Covid-19 di Bali kini berjumlah 62 kasus (1,24 persen).

Meski demikian, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Bali juga terus bertambah.

Per Sabtu (29/8/2020), pasien sembuh bertambah sebanyak 67 orang.

Dengan demikian jumlah kumulatif pasien sembuh di Bali sudah  4.327 orang (87,73 persen).

Adapun pasien dalam perawatan (kasus aktif) Covid-19 sebanyak 600 orang atau 12,03 persen.

Mereka dirawat di 17 RS rujukan, maupun yang dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Perkembangan Covid-19 di Denpasar

Berdasarkan peta sebaran kasus, Kota Denpasar masih menjadi wilayah dengan jumlah kumulatif kasus tertinggi di Bali.

Sabtu (29/8/2020), Denpasar mencatat adanya penambahan pasien sembuh tercatat sebanyak 14 orang.

Sementara itu, pasien positif juga bertambah sebanyak 11 orang yang tersebar di 9 wilayah Desa/Kelurahan.

"Update perkembangan Covid-19 di Kota Denpasar, pasien sembuh bertambah 14 orang, dan kasus positif bertambah sebanyak 11 orang yang tersebar di 9 Desa/Kelurahan.  Kembali kami ingatkan untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, gunakan masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Dewa Rai merinci bahwa 9 desa/kelurahan yang mencatatkan penambahan kasus positif yakni Kelurahan Dauh Puri dan Desa Dangin Puri Kangin mencatatkan penambahan kasus positif masing-masing sebanyak 2 orang.

Sedangkan 7 desa/kelurahan lainya mencatatkan masing-masing 1 kasus positif.

Yakni Desa Dangin Puri Kauh, Desa Tegal Harum, Kelurahan Peguyangan, Desa Dauh Puri Kaja, Desa Ubung Kaja, Desa Sanur Kaja, dan Kelurahan Tonja.

Adapun sebanyak 36 desa/kelurahan lainya untuk sementara nihil penambahan kasus positif.

Secara kumulatif kasus positif tercatat sebanyak 1.593 kasus, sementara itu, jumlah pasien sembuh di Kota Denpasar menjadi 1.490 (93,53 persen), 16 (1,01 persen) orang meninggal dunia, dan 87 (5,46 persen) orang masih dalam perawatan.

Dewa Rai menjelaskan bahwa angka kesembuhan pasien dan penambahan kasus positif Covid-19 masih fluktuatif di Kota Denpasar.

Meski pasien sembuh terus meningkat, bertambahnya kasus positif Covid-19 juga menunjukkan masih terjadi penularan virus corona di masyarakat.

Karenanya diperlukan kewaspadaan dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan di masyarakat, mulai dari cuci tangan, menggunakan masker dan jaga jarak. 

Terlebih saat ini kita bersama-sama sedang bersiap untuk pemulihan ekonomi daerah dan nasional.

Dewa Rai menambahkan bahwa pihaknya tidak henti hentinya mengingatkan kepada warga, walaupun saat ini sudah memasuki adaptasi kebiasaan baru.

Kasus positif baru di internal keluarga, tempat kerja dan pasien positif dengan riwayat perjalanan dalam daerah masih menunjukan peningkatan.

Klaster baru inilah yang patut kita waspadai bersama, mengingat adanya mobilitas penduduk yang cukup tinggi di Kota Denpasar.

"Masyarakat diharapkan lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah masih  mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi," kata Dewa Rai.

Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan Covid-19 tidak semakin meluas.

Indonesia Kembali Cetak Rekor 3.308 Kasus
Sementara itu, secara nasional jumlah kasus Covid-19 juga masih terus bertambah.

Data pemerintah hingga Sabtu pukul 12.00 WIB menyatakan bahwa ada 3.308 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Jumlah tersebut sekaligus menjadi rekor penambahan kasus terbanyak dalam sehari.

Rekor sebelumnya yakni pada Jumat kemarin sebanyak 3.003 kasus.

Dengan penambahan tersebut, total kasus Covid-19 di Indonesia telah mencapai 169.195.

Adapun sebanyak 3.308 kasus baru Covid-19 itu diketahui setelah pemerintah melakukan pemeriksaan 28.905 spesimen dalam sehari.

Meski jumlah kasus Covid-19 terus bertambah, data pemerintah juga menunjukkan semakin banyaknya pasien yang sembuh.

Pada periode yang sama, ada penambahan 1.902 pasien Covid-19 yang sembuh dalam sehari.

Mereka dinyatakan sembuh setelah pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR) memperlihatkan hasil negatif virus corona.

Dengan demikian, total pasien Covid-19 yang sembuh dan tidak lagi terinfeksi virus corona mencapai 122.802 orang.

Akan tetapi, jumlah pasien meninggal terkait Covid-19 juga masih bertambah.

Dalam 24 jam terakhir, ada penambahan 92 pasien Covid-19 yang tutup usia.

Sehingga, ngka kematian akibat Covid-19 di Indonesia mencapai 7.261 orang.

Hingga saat ini, kasus Covid-19 sudah tercatat di 34 provinsi atau semua provinsi di Indonesia, dari Aceh hingga Papua.

Secara detail, ada 487 kabupaten/kota dari 34 provinsi yang terdampak penularan virus corona. Jumlah itu bertambah satu ketimbang data sehari sebelumnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved